Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Amien Beri Saran Soal Pencalonan Gus Dur
Sabtu, 15 Mei 2004 | 19:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Calon presiden dari Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, menyarankan agar Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdurrahman Wahid (Gus Dur), membicarakan masalah yang dihadapinya dalam pencalonan presiden bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

"Dalam forum itu, semua pihak dapat mengajukan argumentasi masing-masing dan nanti apapun hasilnya rakyat akan mendukung," kata Amien di Jakarta, Sabtu (15/5).

Menurut dia, masing masing pihak, baik Gus Dur maupun KPU, memiliki alasan yang kuat sehingga tetap teguh pada pendiriannya. Gus Dur menginginkan semua kandidat diloloskan dan diserahkan kepada rakyat untuk memilih, sedangkan KPU melihat untuk profesi/jabatan presiden diperlukan seorang yang lengkap kemampuan inderanya sehingga yang bersangkutan bisa lebih maksimal melaksanakan tugas.

"Mungkin KPU berfikiran, seorang presiden juga harus bisa membaca body language tamunya," ujarnya.
Hal ini, lanjut Amien tak berbeda dengan kriteria yang ditetapkan untuk profesi-profesi yang menuntut kelengkapan fungsi tubuh.

Memang, kata Amien, setiap warga negara tidak dapat dibatasi haknya untuk berperan membangun bangsa, tapi untuk beberapa kasus hal itu terjadi, misalnya profesi pilot yang menuntut kesehatan tubuh prima, atau sopir angkutan sekalipun yang mengharuskan jelasnya penglihatan. Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak berkumpul dan merumuskan kembali hal ini.

Tentang pencalonannya sendiri, Amien mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari menyiapkan program dan misi yang akan diusungnya bila terpilih pada pemilu 5 Juli nanti.

Program yang terpenting, dia menyebutkan, antara lain mengurangi pengangguran, membangun pemerintahan yang normatif dan membangun rekonsiliasi nasional. Sedangkan soal dukungan sejumlah partai kecil, lanjutnya, akan dideklarasikan dalam beberapa hari ke depan. "Sudah ada sembilan partai," katanya.

Saat ditanya apakah Amien dan pasangannya Siswono Yudohusodo akan membuat iklan seperti yang dilakukan Susilo Bambang Yodoyono dan Jusuf Kalla, ia menjawab, "Nantilah, kami tidak ingin dituding curi start."

Mawar Kusuma - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Garda Bangsa: Kami Ikut Keputusan Gus Dur
Menko Polkam Bertemu Tiga Gubernur Sumatera
KPU Disesalkan Soal Kampanye Pilpres
Gus Dur Akan Tuntut KPU ke Pengadilan
Partai Demokrat Optimis SBY–Kalla Lolos Putaran Pertama
PKB Akan Lengkapi Persyaratan KPU
Hasyim Muzadi Datangi Pesantren Lirboyo
KPU Menolak Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
Warga NU Yogya Datangi Makam KH Ali Ma'sum
Agum Akan Temui Megawati Soal Pengunduran Diri
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Agum Gumelar
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Perolehan Kursi Partai di DPR
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
UU RI No.12 Thn.2003 Tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, Dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
Partai Demokrat
Departemen Dalam Negeri
Info Pemilu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [13]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data