|
Nasional
Garda Bangsa: Kami Ikut Keputusan Gus Dur
Sabtu, 15 Mei 2004 | 16:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Garda Bangsa, salah satu organisasi massa Nahdlatul Ulama, Imam Nachrowi, mengatakan pihaknya akan mengikuti apa keputusan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang pencalonannya menjadi presiden.
Menurut Imam, Garda Bangsa akan mengerahkan massa pendukungnya untuk datang ke KPU jika tak meloloskan Gus Dur jadi calon presiden pada pemilihan 5 Juli mendatang. Tapi, ia menolak menyebutkan rincian maksud kedatangan ke KPU. "Bisa juga diartikan kami datang untuk bersilaturahmi dengan mereka," katanya ketika dihubungi di Jakarta, Sabtu (15/5).
Garda Bangsa, kata Imam, berharap KPU menerima pencalonan Gus Dur tanpa menyoal cacat fisiknya. "Jangan sampai KPU dicoreng oleh perilakunya sendiri," katanya.
Baginya, Gus Dur masih layak dicalonkan menjadi presiden karena sesuai Undang-Undang Dasar 1945 dan hak asasi sebagai warga negara untuk dipilih dan memilih presiden. "Jangan sampai juga pemilu kali ini ditandai dengan adanya diskriminasi oleh KPU," ujar Imam.
Garda Bangsa, kata Imam, sudah sejak dulu mendatangi KPU, baik di daerah maupun pusat, untuk meminta KPU mengabulkan pencalonan Gus Dur. Garda Bangsa di daerah juga mendesak KPU di daerah agar menyampaikan aspirasi mereka ke KPU pusat di Jakarta.
Seperti dilansir Koran Tempo hari ini, KPU tak bersedia mengumumkan hasil tes kesehatan Gus Dur ke publik. Sumber koran ini menyebutkan bekas presiden ketiga Indonesia itu tak bisa ikut pencalonan pemilihan presiden karena cacat fisik. Gus Dur rencananya akan menggelar jumpa pers menyikapi keputusan KPU itu sore ini.
Bagja Hidayat - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|