Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PPP Berharap Raup Dukungan dari Jawa Barat
Rabu, 12 Mei 2004 | 20:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap dipilihnya Agum Gumelar sebagai calon wakil presiden dapat meraup dukungan dari masyarakat di Jawa Barat. Agum, yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Perhubungan, dinilai merupakan salah satu tokoh paling populer dari lingkungan masyarakat Sunda. Selain itu mantan Komandan Kopassus tersebut juga merupakan tokoh dari kalangan militer yang populer.

"Ini suatu kekuatan sosial yang besar, tidak banyak figur masyarakat Sunda yang tampil di kabinet," kata Wakil Ketua Umum PPP Ali Marwan Hanan kepada wartawan seusai deklarasi pasangan calon presiden dari PPP, Hamzah Haz dan Agum Gumelar di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (12/5).

Selain itu, kata Ali Marwan, Hamzah merupakan satu-satunya calon presiden yang diajukan oleh partai berasazkan Islam. Dengan posisi itu dia berharap pasangan tersebut akan mendapatkan dukungan dari partai-partai berasaskan Islam maupun partai berbasis Islam. Dia menyebut Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang dan Partai Bintang Reformasi sebagai beberapa partai yang kemungkinan akan dimintai dukungannya. "Kami yakin partai-partai itu akan memberikan dukungan," katanya.

Dengan dukungan pemilih loyal PPP sekitar sembilan juta orang ditambah suara yang dibawa oleh Agum dan dukungan partai-partai Islam, PPP yakin Hamzah-Agum akan dapat lolos dari pemilihan presiden putaran pertama. Berdasarkan perhitungan tersebut, Ali Marwan membantah pengajuan pasangan ini sebagai keputusan tanpa perhitungan. Saat ditanya apakah PPP sudah mempersiapkan langkah-langkah apa saja apabila gagal melewati putaran pertama, Ali Marwan hanya menyatakan, "Tidak ada, yang penting kita ikhtiar dulu."

Deklarasi pasangan Hamzah-Agum sendiri kelihatan tidak semewah deklarasi calon presiden dari PDI Perjuangan. Paling tidak hal itu terlihat dari begitu sederhananya tampilan panggungnya. Di latar belakang panggung hanya tertulis pengumuman deklarasi pasangan Hamzah dan Agum. Hal ini dapat dimaklumi karena persiapan baru dilakukan beberapa jam menjelang acara. Tempat deklarasinya pun sempat beberapa kali berubah dari rencana semula. Rencana pertama deklarasi akan dilakukan di lapangan Tugu Monumen Nasional, namun sehari kemudian dipindahkan ke Masjid Sunda Kelapa. Namun, deklarasi dipindahkan ke lapangan Tenis Senayan.

Meskipun penampilan fisik kelihatan sederhana, acara tersebut dihadiri sekitar 2000 pendukung PPP. Mereka memenuhi sepertiga tribun tempat penonton. Selain warga PPP, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum PKB Alwi Shihab dan Ketua PBB Ahmad Sumargono.

Hingga saat ini Menteri Perhubungan Agum Gumelar belum juga mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Megawati. Pengajuannya sebagai calon wakil presiden baru disampaikan Hamzah Haz saat bertemu presiden tadi siang. Agum mengatakan surat pengunduran diri itu akan disampaikannya dalam waktu 1-2 hari ini.

Soal pilihannya kepada PPP dan penolakannya terhadap tawaran Partai Amanat Nasional sebagai calon wakil presiden, Agum menjelaskan penolakannya atas tawaran PAN semata-mata berdasarkan pertimbangan kinerja kabinet. "Saat saya mendapatkan tawaran itu suasana kabinet sedang tidak enak karena pak SBY dan Pak Kalla mengundurkan diri. Bagaimana kalau saya ikut mundur," katanya.

Sapto Pradityo dan Agung Andri - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Basyir Akan Ditempatkan di Tahanan Khusus
KPU Cianjur Diskualifikasi Dua Caleg Jadi
Presiden Ijinkan Agum Dampingi Hamzah
Mega-Hasyim Resmi Daftar Ke KPU
Hamzah Temui Megawati
Tutut Alihkan Dukungan ke Wiranto
Para Calon Presiden Rekrut Sejumlah Ekonom Kondang
Yudhoyono Bantah Akan Bubarkan Komando Teritorial TNI
Megawati-Hasyim Akan Daftar ke KPU Besok Pagi
Yudhoyono dan Wiranto Diprediksi Lolos ke Putaran Kedua
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
NU Versus NU
Electoral Threshold
Profil Hasyim Muzadi
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI nomor 31 Tahun 2002 Tentang Partai Politik
Keputusan KPU No. 07 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kampanye Pemilu 2004
> selengkapnya...

Website

Partai Demokrat
Info Pemilu
Anti-Politisi Busuk
Politisi Busuk
Partai Keadilan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data