Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tidak Ada Konsensus Kabinet Hamzah-Agum
Selasa, 11 Mei 2004 | 17:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tidak ada kesepakatan pembagian kursi di kabinet pasangan calon presiden Ketua Umum PPP Hamzah Haz dengan Menteri Perhubungan Agum Gumelar.

Meski begitu, posisi wakil presiden nantinya akan mempunyai wewenang yang sama dengan presiden saat penyusunan kabinet. Hal ini sesuai dengan platform koalisi yang menjadi syarat PPP untuk berkoalisi dengan partai lain.

"Komitmen Pak Agum tidak ke arah itu, bukan konsesi soal siapa mendapat apa," kata Sekertaris PPP Lukman Hakim Saefuddin pada wartawan di kantor pusat PPP, Jakarta, Selasa (11/5). Adapun tiga platform koalisi PPP adalah pembagian wewenang antara presiden dengan wakil presiden, pelibatan wakil presiden dalam penyusunan kabinet dan pelaksanaan kehidupan beragama.

Dalam perkembangannya hingga saat ini, PPP kemungkinan akan maju sendiri saat pendaftaran pasangan presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menurut rencana akan dilakukan besok. Meskipun demikian, PPP masih mengharapkan dukungan partai-partai islam lain saat pemilihan nanti. Untuk itu komunikasi politik dengan partai lain akan terus dilakukan hingga waktu pencoblosan. "Pendaftaran itu kan cuma formalitas, yang lebih penting adalah 5 Juli nanti," kata Lukman.

Soal kemungkinan menggalang kekuatan partai-partai islam, Lukman mengatakan partainya tidak lagi berpegang pada dikotomi antara islam dengan nasionalis. Apalagi pasangan Hamzah-Agum dinilainya memenuhi kriteria pasangan islam dengan nasionalis. Menurutnya, koalisi partai islam saat ini tidak lagi relevan.

Mengenai posisi Agum sebagai Menteri Perhubungan dan belum diperolehnya izin dari presiden untuk maju dalam pemilihan, menurut Lukman izin dari presiden lebih merupakan persoalan tatakrama. Pada prinsipnya izin dari presiden tidak diperlukan apabila Agum berniat mundur dari kabinet dan mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

Soal kedekatan Agum dengan Megawati dan keterlibatannya di Mega Center, hal itu telah diklarifikasi oleh Agum. "Secara resmi pak Agum tidak pernah masuk dalam Mega Center," katanya.

Menurut rencana besok pukul 13.30 WIB pasangan ini akan resmi dideklarasikan di Mesjid Sunda Kelapa, Jakarta. Setelah acara tersebut PPP akan langsung mendaftarkannya ke KPU. Paginya Hamzah dan Agum terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.

Sapto Pradityo – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kelompok Pendukung Amien Rais di Banyumas
PAN Daftarkan Amien-Siswono
Agum Siap Mundur Dari Kabinet
Megawati Batal ke Australia
Wiranto Sinyalir Ada Pembunuhan Karakter
Mega dan Hasyim Diperiksa 65 Orang Dokter
Duet Wiranto-Salahuddin Deklarasikan Pencalonan
SBY Lakukan Lawatan ke Daerah
SBY Akan Kunjungi Pondok Gontor
Mega-Hasyim Periksa Kesehatan
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
NU Versus NU
Electoral Threshold
Profil Hasyim Muzadi
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI nomor 31 Tahun 2002 Tentang Partai Politik
Keputusan KPU No. 07 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kampanye Pemilu 2004
> selengkapnya...

Website

Partai Demokrat
Info Pemilu
Anti-Politisi Busuk
Politisi Busuk
Partai Keadilan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data