Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Wiranto Siap Hadapi Tuntutan Jaksa Penuntut PBB
Senin, 10 Mei 2004 | 21:35 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya: Calon Presiden dari Partai Golkar, Wiranto, menyatakan siap menghadapi Surat Perintah Penangkapan dirinya yang dikeluarkan oleh Jaksa Penuntut PBB dalam kasus Pelanggaran HAM di Timor Leste, Nicholas Koumjian.

"Itu hal yang sudah biasa dan beberapa kali dilakukan, biarlah nanti dijawab oleh tim pengacara saya," kata Wiranto seusai mengikuti Rapat Koordinasi Partai Golkar Pengendalian Wilayah Jawa dalam rangka Pembekalan Tim Kampanye Provinsi dan Kabnupaten/Kota se-Jawa, di Hotel Shangri-La. Surabaya, Senin (10/5).

Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Wiranto menjelaskan dirinya pun sudah bertemu dengan Jaksa Penuntut dalam kasus Pelanggaran Ham di Timtim itu. Selanjutnya, Wiranto meminta masyarakat untuk menunggu saja proses hukum kasus itu.

?Itu sudah masuk dalam intervensi hukum nasional yang dilakukan oleh Pengadilan Ad Hoc atas kewenangan dari PBB. Kami sudah mempunyai tim hukum untuk itu," kata mantan Panglima ABRI ini. Karena itulah, Wiranto mengatakan, semua bentuk intervensi hukum itu akan dikembalikan kepada Pemerintah Indonesia.

Wiranto pun menyatakan perkembangan kasus Pelanggaran HAM ini tidak akan berpengaruh pada pencalonannya dengan Solahuddin Wahid, yang akan dideklarasikan Selasa (11/5). "Gus Solah sudah melakukan pendalaman-pendalaman mengenai apa yang saya lakukan, baik dengan mempelajari berkas-berkas, maupun berbicara langsung dengan saya. Sebagai anggota Komnas HAM, tak mungkin Solahudin Wahid bergabung dengan barang yang kotor," tegasnya. Wiranto mengungkapkan, dirinya sama sekali belum pernah diadili dan menjadi tersangka ataupun terdakwa dalam kasus Pelanggaran HAM berat.

Wiranto menilai berita keluarnya surat penangkapan itu tak lebih sebagai isu untuk menjatuhkan dirinya dalam rangkaian pencalonannya sebagai capres. "Isu-isu yang bergulir terus menerus itu merupakan bagian dari character assassination. Apalagi munculnya menjelang pemilihan presiden," tandasnya.

Menanggapi kabar keluarnya Surat Penangkapan Wiranto oleh Jaksa Penuntut PBB, Ketua DPP Partai Golkar Slamet Effendi Yusuf menyebut itu sebagai kampanye negatif untuk menjatuhkan partainya. "Isu itu merupakan upaya destruktif dalam pendidikan politik. Mari kita mengembangkan kampanye positif yang mendidik masyarakat sebagai bagian dari inovasi politik. Menjatuhkan calon yang lain menjadikan pemilu ini menjadi tidak menarik," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar itu.

Agus Raharjo - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tiga Partai Daftarkan Pasangan Yudhoyono - Kalla
Tim Pemenangan Mega-Hasyim Mulai Bergerak
Massa Gus Dur Coba Masuki Kantor KPU
Ketua KPUD Jember Dituntut Tiga Bulan Penjara
Anshor Jateng Berharap Kiai Keluarkan Tausiah
Ratusan Pendukung Gus Dur Demo di KPU
Akbar dan Wiranto Hadiri Rakor Golkar
MK Gelar Sidang Pertama
SBY-Kalla Deklarasikan Pencalonan
PPP Ajukan Hamzah Sebagai Calon Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
NU Versus NU
Electoral Threshold
Profil Hasyim Muzadi
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI nomor 31 Tahun 2002 Tentang Partai Politik
Keputusan KPU No. 07 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kampanye Pemilu 2004
> selengkapnya...

Website

Partai Demokrat
Info Pemilu
Anti-Politisi Busuk
Politisi Busuk
Partai Keadilan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [7]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data