|
Nasional
SBY-Kalla Deklarasikan Pencalonan
Senin, 10 Mei 2004 | 12:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Susilo Bambang Yudhoyono bersama Jusuf Kalla mendeklarasikan diri untuk pencalonan presiden dan wakil presiden tahun 2004. Deklarasi yang dihadiri sedikitnya 500 orang digelar di ruang Merak I Jakarta Hilton Convention Center, Jakarta, Senin (10/5). Selepas deklarasi mereka akan mendaftarkan duet 'Jawa-Bugis' itu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ikut hadir dalam acara deklarasi itu pimpinan Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Edi Sudrajat dan Ketua Umum Partai Demokrat Budhy Santoso. Ketiga partai ini akan mengusung duet SBY-Kalla untuk bertarung dalam pemilihan presiden langsung 5 Juli nanti.
Selain tiga pimpinan tersebut, hadir juga beberapa jajaran pengurus Partai Demokrat, simpatisan dari organisasi-organisasi pendukung SBY dan Kalla. Tampak hadir juga calon legislatif yang juga artis Angelina Sondakh, Betharia Sonata, Kemal Idris, dan tokoh-tokoh lainnya yang ikut memberikan dukungan kepada duet tersebut.
Pada kesempatan itu disampaikan orasi dari kedua calon tersebut. Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan akan membawa komitmen bangsa, komitmen kepemimpinan mereka menuju jalan keadaan ekonomi dan keamanan yang stabil. Pria asal Pacitan ini juga merasa berterima kasih memperoleh dukungan dari PKPI dan PBB serta Partai Demokrat. Selain itu ia juga mengaku telah sepakat dan merasa memiliki persamaan visi dan misi dengan calon wakilnya, Jusuf Kalla.
Setelah orasi tersebut disusul kemudian calon wakil presidennya, Jusuf Kalla di depan mimbar. Pada kesempatan itu ada yang menarik diungkapkan oleh Jusuf Kalla tentang perbedaan dan persamaan dirinya dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengatakan persamaan dan perbedaan itu akan saling mendukung untuk bisa mengangkat kesejahteraan dan keamanan bangsa lebih baik. Persamaan itu terletak pada kesamaan visi dan misi.
Ketika Kalla mengungkapkan tentang perbedaan, sambutan tepuk gegap gempita dari para peserta yang hadir cukup riuh. Pasalnya perbedaan yang diungkapkan Kalla adalah tentang dirinya yang terlahir sebagai orang Bugis dan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai orang Jawa. Ia juga mengungkapkan perbedaan bahwa dirinya terlahir sebagai businessman dan SBY sebagai militer. Diungkapkan bahwa perbedaan itulah yang membuat duetnya dengan SBY tidak sama dengan calon presiden dan wapres lainnya.
"Saya satu-satunya calon wakil presiden yang berasal dari luar Jawa dan berasal dari businessman," begitu kata bekas Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu.
Eduardus Karel Dewanto - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|