|
Nasional
Tutut Batal Jadi Calon Presiden
Minggu, 09 Mei 2004 | 22:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Siti Hardiyanti Rukmana "Tutut" membatalkan pencalonannya sebagai presiden dalam pemilihan presiden mendatang. Keputusan ini diambil secara aklamasi dalam rapat pengurus pusat Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Minggu (9/5) malam. "Mencermati perkembangan yang cepat, situasi kurang kondusif," kata Sekretaris Jenderal PKPB, Ari Marjono kepada TNR lewat sambungan telepon.
Situasi kurang kondusif ini, kata Ari, digambarkan dalam perolehan suara partai pengusung orde baru ini dalam pemilu legislatif. Dalam pemilu legislatif, PKPB memperoleh suara 2,11 persen. Jumlah ini masih jauh dari syarat lima persen untuk mencalonkan presiden dan wakilnya (electoral treshold).
Tentu saja, pengunduran Tutut itu membatalkan rencana duet dengan da'i kondang, KH. Zainuddin MZ. Padahal, rencana deklarasi pasangan itu di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sudah beredar luas. Untuk itu, seperti dikatakan Ari, "PKPB tidak mencalonkan siapapun dalam persaingan calon presiden".
Lalu, akan dikemanakan suara massa PKPB? Menurut Ari, kemungkinan besar suara massa PKPB akan diarahkan ke partai yang mempunyai plat-form sama. Partai mana saja, Ari hanya menjawab singkat, "anda juga tahu kok".
Yandi MR - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|