Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Luar Negeri

Misi PBB di Timor Leste Diperpanjang
Jum'at, 07 Mei 2004 | 22:24 WIB

TEMPO Interaktif, Dili: Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) akan memperpanjang misinya selama setahun, dari 20 Mei 2004 sampai 20 Mei 2005, di Timor Leste. Laporan soal perpanjangan misi itu akan disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Kofi Annan pada 10 Mei mendatang dalam sidang Dewan Keamanan PBB, di New York. "Diharapkan, perpanjangan misi itu bisa mensupport stuktur-struktur administrasi inti demi kelangsungan dan stabilitas politik di Timor Leste," kata Marcia Pool, Juru Bicara PBB di Timor Leste, Jumat (7/4).

Selain di bidang politik, kata Marcia, misi PBB juga akan terus membantu sistem peradilan di negara itu. Ada sekitar 58 ahli sipil untuk administrasi umum dan peradilan serta peradilan kejahatan berat yang akan tetap melaksanakan tugasnya di Timor Leste. Institusi kepolisian juga masih memerlukan bantuan misi PBB, sehingga 157 penasihat polisi sipil (civilian police) dibawah pimpinan penasehat polisi senior akan tetap memantau dan mengembangkan kemampuan personil kepolisian di Dili dan 13 distrik yang ada.

Khusus untuk program dukungan bagi keamanan dan stabilitas di Timor Leste, akan ditempatkan 42 pejabat penghubung (UNMO) yang sebagian besar akan ditugaskan di sepanjang garis koordinasi taktis (tactical coordination line). Selain itu, masih ada 310 petugas militer untuk kesatuan infantri dan penerbangan. Sementara itu, dukungan dan penugasan satuan reaksi cepat internasional yang terdiri dari 125 polisi juga masih akan ditempatkan di ibukota negara.

"Selama dua tahun melaksanakan misi, para pemimpin Timor Leste sudah menunjukkan kemampuannya untuk bekerjasama guna menghadapi tantangan-tantangan nasional dan juga sudah menjalin kerjasama yang dekat dengan kepala misi PBB di Timor Leste," kata Marcia.

Alexandre Assis - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mantan Gubernur Timor Timur Keberatan dengan Penolakan Kasasinya
Nababan: Mencuatnya Kasus Wiranto Bukti Ketidakpuasan Internasional
Wiranto Heran Kasus Timor Timur Diangkat Kembali
Jaksa PBB Sarankan Surat Penangkapan Wiranto
PBB Perpanjang Misi di Timor Leste
Xanana Siap Bahas Celah Timor dengan RI
Kelompok Oposisi Timor Leste Menyusup ke Timor Barat
Penyusup ke Timor Leste akan Ditembak
Timor Leste Sesalkan Latihan Perang di Pulau Batek
Protes Timor Leste Dibantah Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 25 Thn.2003 Tentang Pendataan Penduduk Bekas Propinsi Timor Timur
UU Nomor 6 tahun 1999 tentang Pencabutan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1985 Tentang Referendum

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [0] komentar


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data