Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Menerima Menteri Telekomunikasi Iran
Jum'at, 30 April 2004 | 15:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Menteri Telekomunikasi dan Informasi Iran, Seyed Ahmad Motamedi, dan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Shaban Shahidi Moaddab, di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Jumat (30/4). Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti.

Usai pertemuan itu, Menko Perekonomian mengatakan pertemuan itu dimaksudkan untuk melaporkan pertemuan Komisi Ekonomi Bersama antara Indonesia dan Iran yang sudah lima kali bertemu. Selain itu mereka juga membicarakan soal kerja sama perdagangan dan rencana investasi. Salah satu contohnya adalah kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan teknologi, pertanian, dan migas. "Tadi disinggung soal sekolah perminyakan kita di Cepu," kata Dorojatun.

Menko Perekonomian juga mengatakan saat ini pemerintah tengah mengupayakan pembicaraan dengan negara-negara Timur Tengah, termasuk Iran, mengenai impor minyak tanah. Selama ini Iran rupanya mengeskpor minyak yang oktannya rendah, sehingga di dalam negeri terpaksa dioplos.

Menurut Dorodjatun, biaya yang harus dikeluarkan untuk mengoplos itu mencapai Rp 300 miliar. "Jadi akan kita bicarakan untuk mendapatkan suplai minyak tanah yang serupa kualitasnya dengan kita," katanya.

Deddy Sinaga - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
 
Berita Terkait

Pewarnaan Minyak Tanah Mulai Besok
Puan Maharani ke Ambon
DPR Usul Harga Minyak APBN 2004 US$ 26
Megawati: Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, Dipisah
Hamzah Haz: PPP Terbuka Untuk PDIP
Pemerintah Akan Tanggung Biaya Pewarnaan Minyak Tanah
Presiden Telekonferensi di Mabes Polri
Megawati Akan Gugat Nur Wahid dan Erros Djarot
Sumsel Minta Kuota Minyak Tanah Ditambah
Presiden Minta Perketat Pengawasan Distribusi Minyak Tanah
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi
Kepres RI No.44 Thn. 2002 Tentang Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia
Kepres RI No.38 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Penyelidik Independen Nasional Untuk Konflik Maluku

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [0] komentar


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data