|
Nasional
Situasi Sekitar Rutan Salemba Kembali Normal
Jum'at, 30 April 2004 | 08:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Situasi sekitar Rumah Tahanan Salemba, Jakarta, Jumat (30/4), sekitar pukul 08.00 WIB, sudah kembali normal. Jalan menuju Rutan Salemba sudah dibuka setelah sebelumnya diblokade oleh polisi. Mobil pun sudah bisa melintasi daerah tersebut.
Sebelumnya, massa pendukung Amir Majelis Mujahidin Abu Bakar Ba'asyir terlibat bentrok dengan polisi di depan Rutan Salemba, sekitar pukul 05.00 WIB. Aksi saling dorong dan lempar batu itu terjadi sekitar 1 jam, saat polisi hendak membawa Baasyir ke Mabes Polri.
Menurut pengacara Baasyir, Ahmad Chalid, polisi sama sekali tidak melakukan negosiasi saat akan membawa kliennya. Mereka juga tidak menunjukkan surat perintah penangkapan. "Seorang tim penyidik hanya memperlihatkan surat dari dalam mobil rantis (kendaraan taktis)," kata Chalid, saat ditemui di lokasi. Setelah itu, Ba'asyir langsung dibawa ke Mabes Polri. Mohammad Ali, salah satu pengacara Ba'asyir, ikut naik ke dalam mobil rantis mendampingi Ba'asyir.
Suasana sekitar Salemba sangat berantakan. Batu-batu seukuran sekepalan tangan berserakan di halaman rutan dan di jalan raya. Polisi tak lagi berada di sana karena sudah ditarik sekitar pukul 07.30 WIB.
Jose RIzal Jurnalis dari MER-C melaporkan, massa Ba'asyir yang luka dan dirawat akibat bentrokan tadi pagi sekitar 15 orang. Mereka terkena lemparan benda keras yang mengenai pelipis, dahi dan kepala. Selain itu, korban luka juga ada yang dibawa ke Dewan Dakwah Islam Indonesia dan RSCM Jakarta.
Faisal Assegaf - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|