|
Nasional
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
28 April 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerima visi dan misi yang diajukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai syarat berkoalisi. Hal ini dikatakan Ketua Umum PPP, Hamzah Haz, kepada wartawan di Istana Wakil Presiden, Rabu (28/4).
Menurut Hamzah, di antara syarat koalisi tersebut adalah pembagian tugas yang jelas antara presiden dengan wakil presiden dan dilibatkannya wakil presiden dalam penyusunan kabinet. Namun hingga saat ini, keputusan final koalisi antara kedua partai untuk maju dalam pemilihan presiden masih menggantung.
Hamzah mengatakan keputusan final partainya untuk berkoalisi dengan partai lain baru akan diambil setelah rapat pimpinan nasional PPP yang berlangsung pada 28 hingga 29 April. "Yang jelas keputusannya sebelum penutupan pendaftaran pasangan calon presiden pada 7 Mei," ujarnya.
Pagi tadi Hamzah menemui Megawati Soekarnoputri di kediaman resmi presiden. Dalam pertemuan tersebut Hamzah meminta Megawati berpikir cermat dalam menentukan pilihan antara dirinya dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Hasyim Muzadi.
Namun Hamzah menekankan PPP memberikan kebebasan sepenuhnya kepada PDIP untuk menentukan calon wakil presiden yang hendak diajak berkoalisi. "Yang penting, antara Ibu dengan Saya tidak ada masalah, apakah Ibu memilih Saya atau Pak Hasyim," kata Hamzah.
Rapat kerja PDIP kemarin memutuskan pasangan calon wakil presiden yang akan diajak berkoalisi tinggal dua pilihan, yaitu Hamzah Haz dan Hasyim Muzadi. Namun keputusan final soal pasangan yang akan resmi diajukan PDIP baru akan diumumkan pada 1 Mei nanti.
Menurut rencana, rapat pimpinan nasional PPP baru akan dibuka malam ini oleh ketua umumnya di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Agenda pertama yang akan dibahas adalah pandangan umum dari masing-masing pimpinan wilayah.
Sapto Pradityo - Tempo News Room
|