|
Nasional
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
27 April 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menegaskan, dirinya tidak akan menggandeng calon wakil presiden dari militer. "Tidak akan terjadi," kata di Jakarta, Selasa (27/4).
Sebelumnya, Gus Dur sempat bertemu dengan Wiranto di Bandara Juanda, Surabaya. Wiranto juga sempat meminta Gus Dur untuk menyetujui nama-nama calon wakil presiden. "Saya bilang untuk apa?" kata Gus Dur. Padahal, Wiranto menyatakan masih menunggu keputusan Mahkamah Agung (MA) soal Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang persyaratan kesehatan calon presiden. "Jika sampai 7 Mei mendatang tidak ada keputusan MA, SK KPU itu melanggar konstitusi, PKB akan mengambil posisi diam, bukan oposisi dan bukan pemerintah," kata Gus Dur.
Menurut Gus Dur, ada tiga hal yang menjadi kritera calon wakil presiden. Pertama, harus berasal dari luar Jawa. Kedua, berpengalaman bekerja di pemerintahan daerah dan pusat minimal lima tahun. Ketiga, pernah menjadi pejabat kunci di bidang perencanaan dan lima tahun di bidang eksekutif. Ketiga kritera itu menurut Gus Dur hanya dipenuhi tiga orang di antara 200 juta lebih penduduk Indonesia. "Dua diantaranya anggota PKB, tapi bukan pengurus," kata Gus Dur.
Sita Planasari A - Tempo News Room
|