Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Wiranto Tidak Ingin Bicara Dulu Soal Konvensi
31 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Salah satu calon peserta konvensi Partai Golkar, Wiranto, belum mau berbicara banyak tentang keikutsertaanya dalam konvensi. "Konsentrasinya sekarang memenangkan Pemilu Legislatif yang akan datang. Kita tunggu nanti 5 April," katanya kepada wartawan usai kampanye di Stadion Rawa Badak, Jakarta Utara, Rabu (31/3).

Wiranto sendiri tetap pada keinginannya semula untuk menjadi Presiden dalam pemilihan mendatang. "Saya tetap mencalonkan diri jadi presiden, bukan wakil," ujarnya.

Ia sendiri tidak melihat adanya perseteruan antara calon-calon konvensi yang lain. Menurutnya, hal yang biasa dalam sebuah kompetisi jika ada sesuatu yang menyinggung atau tidak pas. "Dalam kompetisi itu biasa, saya melihat tidak ada perseteruan apa-apa," katanya.

Mengenai perolehan suara Golkar yang diperkirakan akan turun pada pemilu mendatang, Wiranti berkeyakinan hal itu tidak akan terjadi. Menurutnya, berdasarkan realita di lapangan ada semangat yang timbul untuk Partai Golkar kembali memberikan kontribusi dalam membangun bangsa ini.

Ia juga melihat ada suatu kesungguhan dan keinginan yang sangat besar dari rakyat untuk mendapatkan suasana baru dan kondisi baru. Dimana, lanjutnya, kondisi baru ini memungkinkan rakyat mendapatkan jaminan keamanan, ketertiban, keteraturan dan kesejahteraan.

Ketika ditanya seberapa besar keyakinannya itu, Wiranto menjawab, "Berusaha saja, nggak usah yakin-yakinan, persen-persenan, usahakan yang terbaik, serahkan pada masyarakat."

Wiranto juga memandang koalisi antar partai peserta pemilu sangat diperlukan. Menurutnya, tidak mungkin ada satu partai yang akan menang mutlak pada pemilu nanti. "Kalau ada kesamaan visi dan misi, semangat yang sama untuk tujuan yang sama kenapa tidak koalisi," katanya.

Akan tetapi ia belum bisa menjawab dengan partai mana kiranya Golkar akan berkoalisi. Saat ini, Partai Golkar masih menunggu hasil pemilu legislatif untuk menentukan pasangan koalisi. "Setelah pemilu legislatif, baru ada suatu dinamika baru dimana ada suatu kristalisasi berbagai partai politik berupa koalisi," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wiranto juga menanggapi pembakaran bendera Partai Golkar dan penyerangan ke arah simpatisan Partai Golkar. Ia mengatakan, perbuatan membakar bendera partai politik atau perkelahian antar simpatisan sebaiknya ditinggalkan. Menurutnya setiap ketidakcocokan bisa diselesaikan dengan jalan diskusi. "Cara-cara seperti itu harus ditinggalkan, kita harus masuk dalam suatu suasana yang lebih rasional, lebih sehat," ujarnya.

Dewi Retno - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Amien: Pemerintah Perlu Segera Keluarkan Perpu
Taufik Kiemas Kampanye Lima Menit di Aceh
Menkeh HAM : Anggota KPU Bisa Dipidana
Siswa SD Dapat Undangan Memilih Pada Pemilu 2004
PKS TOLAK BERKOALISI DENGAN PDIP

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data