Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Wakil Presiden Tolak Usulan Amnesti Massal
24 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Hamzah Haz menolak usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais untuk memberikan amnesti (pengampunan) massal bagi para koruptor asal mereka mengembalikan kekayaan negara yang dikorupsi. Menurut Hamzah, proses hukum tetap harus dijalankan kepada pelaku korupsi.

"Kalau belum ada proses hukum, bagaimana mau memberikan amnesti? Kecuali sudah ada proses hukum, kemudian ada yang minta amnesti atau abolisi," kata Hamzah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/2). Proses hukum tetap harus dijalankan, tambahnya, untuk memenuhi unsur keadilan dan kepastian hukum. Oleh karena itu, tidak boleh ada satu pun koruptor yang boleh lepas dari jerat hukum.

Ide untuk memberikan pengampunan massal kepada koruptor dilontarkan Amien Rais. Syaratnya, mereka harus terlebih dulu mengembalikan kekayaan negara yang dikorupsi. Menurutnya, Indonesia tidak perlu meniru Cina dalam memberantas korupsi, yaitu dengan memberikan hukuman mati. ?Kalau semua pelaku korupsi dihukum mati, akan ada ribuan kuburan,? katanya.

Kalaupun ide Amien ini direalisasikan, kata Hamzah, tetap harus mendapatkan persetujuan DPR. Pemerintah tidak boleh memutuskan kebijakan ini sendiri. Dasar alasannya pun harus jelas, misalnya untuk menarik kembali pelarian modal demi menggerakkan perekonomian.

Sapto Pradityo - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data