|
Nasional
TNI Sambut Rencana Penyelidikan Kejaksaan Swedia
18 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Penguasa Darurat Militer Daerah (PDMD) Aceh Mayor Jenderal TNI Endang Suwarya menyatakan akan mempersiapkan saksi khusus jika pihak kejaksaan Swedia bermaksud melakukan penyidikan ke Aceh untuk mencari bukti-bukti keterkaitan Hasan Tiro dan kawan-kawan, dengan anggota Gerakan Aceh Merdeka di Aceh. "Kalau pemerintah pusat mengizinkan mereka datang ke Aceh, banyak saksi khusus yang akan kita persiapkan termasuk anggota GAM yang ditangkap karena melakukan pembakaran atas perintah pimpinan," kata Endang Suwarya kepada Tempo News Room di Banda Aceh, Rabu (18/2).
Menurut Endang, kejaksaan Swedia telah mengambil langkah tepat dengan menyatakan Hasan Tiro
terlibat teror di Aceh. "Ya, memang dia teroris dia. Kegiatan anak buahnya kan atas perintah dia, membakar sekolah, menculik, membom dan segala macam," kata Endang.
Sedangkan soal keterlibatan pimpinan GAM di Swedia dengan kejadian di Aceh, menurut Endang, juga banyak. Ia mencontohkan soal pembebasan sandera dan sejumlah kasus penculikan oleh GAM, selalu dinyatakan atas perintah pimpinan GAM di Swedia.
Sementara itu, sebuah sumber di reserse kepolisian Aceh menuturkan, pihak kepolisian juga
sudah mempersiapkan seorang saksi kunci yang saat ini sedang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Sumatera Utara. Menurut dia, saksi itu adalah orang yang diperintahkan secara langsung dan dibiayai Hasan Tiro untuk mengikuti pendidikan kemiliteran di Libya beberapa tahun lalu. Namun, ia menolak menyebut nama saksi itu. "Maaf, namanya tidak bisa disebut untuk keselamatan dia," kata sumber itu.
Yuswardi A. Suud - Tempo News Room
|