|
Nasional
Tidak Ada Korban Flu Burung di Indonesia
18 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pria 55 tahun asal Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, yang dicurigai meninggal akibat terserang flu burung pada Senin (16/2) lalu, hingga saat ini masih diperiksa penyebab kematiannya. "Namun dari hasil awal pemeriksaan diperkirakan dia meninggal karena keracunan makanan dan bukannya karena flu burung," kata Direktur Survailance Epidemologi Imunisasi dan Kesehatan Matra Departemen Kesehatan Indriono Tantoro kepada Tempo News Room melalui telepon Rabu (18/2) siang.
Menurut Indriono, gejala yang ditunjukkan oleh pria tersebut seperti keracunan makanan yaitu muntah dan diare. "Sama sekali tidak ada gejala flu seperti batuk, panas dan demam," katanya. Hingga saat ini pemeriksaan terhadap mayat pria dan keluarganya masih dilakukan di rumah sakit oleh Dinas Kesehatan Jawa Timur. Pihaknya sendiri menurut Indriono masih menunggu laporan dari sana.
Berdasarkan informasi dari kantor berita AFP, saat ini dinas kesehatan Jawa Timur masih melakukan tes terhadap mayat seorang pria yang dikhawatirkan meninggal akibat terkena flu burung dari ayam yang dia makan. Istri dan kedua anak lelakinya diperiksa.
Sita Planasari A - Tempo News Room
|