Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Syamsul Bantah Pergantian Dirut TVRI Karena Politik
18 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Komunikasi dan Informasi Syamsul Mu'arif membantah dugaan terjadinya proyek politik dalam pergantian Dirut TVRI.

Menurut Syamsul, pergantian tersebut dilakukan karena ada persoalan manajemen dan mengandung potensi kerugian terhadap stasiun televisi di bawah Kementerian BUMN ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Syamsul menjawab sejumlah pertanyaan anggota Komisi I DPR seputar pergantian Dirut TVRI yang mendadak pekan lalu.

Dalam rapat tersebut Syamsul dihujani pertanyaan seputar pergantian Dirut TVRI oleh lebih dari tiga orang penanya, antara lain anggota Komisi I Djoko Susilo dan Suparlan.

Menurut Syamsul, dirinya tidak mengetahui nama yang bakal menggantikan posisi Dirut TVRI lama. Namun dia mengaku mengikuti proses pergantian tersebut karena antara dirinya dengan Laksamana Sukardi sebagai Meneg BUMN terus melakukan koordinasi.

Mengenai kesalahan yang dilakukan Dirut TVRI lama, menurut Syamsul, karena telah dilakukan kontrak kerja dengan pihak ketiga yang membuat alokasi waktu prime time menjadi tergunakan. Sedangkan kontrak kerja itu sendiri dilakukan di luar kesepakatan Komisaris dan Direksi TVRI.

Apalagi dampak dari kontrak kerja itu ternyata menimbulkan kerugian pada TVRI setelah diaudit. "Sebenarnya sempat ditegur sebelum kontrak perjanjian dilakukan dan memang dibatalkan akhirnya, tapi prosesnya tetap berjalan," ujar Syamsul.

Apalagi, kata Syamsul, pemerintah merasa akan kesulitan jika membutuhkan alokasi waktu di TVRI untuk kepentingan yang sangat mendesak. Untuk itu Syamsul menganggap pentingnya koordinasi atas perencanaan yang hendak dilakukan.

"Tidak hanya untuk TVRI, tapi untuk yang lainnya seperti lembaga Informasi Nasional (LIN), RII," katanya.

Ecep S Yasa - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Dirut TVRI Baru Berbicara Minggu Depan
Televisi Swasta Tak Punya Keinginan Bayar Utang
TVRI Batal Tayangkan “Alia, Luka Serambi Mekah”

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data