Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mar'ie Pimpin Tim Monitoring di Aceh
18 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah resmi menunjuk Mar'ie Muhammad sebagai Ketua Tim Monitoring Operasi Terpadu di Aceh. "Organisasinya sudah ada dan sedang bekerja, sebagai ketua kami tunjuk Bapak Mar'ie Muhammad," kata Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono seuai acara Dewan Maritim Indonesia di Hotel Cempaka Jakarta, Rabu (18/2).

Yudhoyono menjelaskan, Sekretaris Kementerian Polkam Sudi Silalahi juga menjadi bagian dari tim tersebut. Tim ini dibentuk untuk memastikan bahwa tidak ada penyimpangan apapun dari operasi terpadu di Aceh. "Kita dukung saja supaya segera menghasilkan sesuatu yang signifikan di Aceh," ujarnya.

Menurut Yudhoyono, untuk operasi terpadu ini pemerintah sudah banyak mengeluarkan biaya. Jika ada penyimpangan yang mengakibatkan tidak terwujudnya sasaran, Yudhoyono mengaku sangat menyayangkannya.

Seperti diketahui, pemerintah telah membentuk Tim Monitoring untuk Operasi Terpadu di Aceh. Tim ini bertugas mengawasi pemulihan dan pembangunan di Aceh. Selain itu tim juga bertugas melakukan tugas-tugas sosial dan kemanusiaan. Selama ini pemerintah belum secara tegas menyebut siapa ketua dari tim ini.

Sebelumnya Sekretaris Kementerian Polkam Sudi Silalahi pernah mengatakan, dalam menjalankan fungsinya, Tim Monitoring berwenang meminta semua data dan informasi.

Bila dianggap perlu, Tim Monitoring berwenang menunjuk audit independen untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap kegiatan dan penggunakan semua dana operasi terpadu di Aceh, baik yang berasal dari APBN, APBD, maupun sumber lain. Ketika masalah audit ini ditanyakan kepada Yudhoyono, ia menjawab, "Tanyakan pada BPKP dan Depdagri."

Dewi Retno - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

ICRC Berkomitmen Bebaskan Sandera GAM
Palang Merah Belum Bisa Lanjutkan Pembebasan Sandera
GAM Setuju Mer-C Sebagai Penjemput Sandera
Suasana Haru Sambut Dua Sandera GAM
Pemerintah Tolak Tebusan Uang Bagi Sandera GAM

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data