Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

DPR akan Beri Dukungan Politis Bagi Pengadilan Hasan Tiro
17 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kalangan DPR di Komisi I akan memberikan dukungan secara politis dalam bentuk berdialog langsung dengan Parlemen Swedia untuk meyakinkan keterlibatan Hasan Tiro dalam sejumlah aksi terorisme di Indoensia. "Sebagai anggota Badan Kerjasama Antar Palrelem saya akan mengusulkan dilakukannya pertemuan dengan Parlemen Swedia, secepatnya. Tujuannya guna menguatkan bukti yang selama ini sudah diserahkan Pemerintah Indonesia ke Pemerintah Swedia," jelas Anggota Komisi I Djoko Susilo kepada Tempo News Room, Selasa (17/2).

Menurut Djoko, pertemuan kedua anggota parelemen dianggap penting terutama dalam bentuk dukungan politis kedua negara. Jadi, ujar dia, selain ada fakta hukum yang diberikan pemerintah Indoensia, ada juga dukungan politik yang kongkrit atas dugaan keterlibatan Hasan Tiro dan sejumlah petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) lainnya.

Atas keseriusan Pemerintah Swrdia, Djoko menyatakan pihaknya sangat menyambut hangat upaya pihak Swedia guna penyelidikan dan wawancara di Indoensia. "Kita berharap akses seluas-luasnya diberikan kepada mereka terutama untuk membuktikan bahwa GAM bukan berjuang untuk rakyat Aceh melainkan menyengsarakan mereka," jelas anggota Fraksi Amanat Nasional (FAN) DPR ini.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Effendi Choirie mengamini usulan Djoko Susilo. Bagi dia, dukungan politik dianggapnya penting guna meyakinkan bahwa Hasan Tiro memang benar-benar ada dibalik semua gerakan separatis GAM yang melakukan serangkaian aksi terorisme di Indoensia.

Yang sudah pasti, kata dia, Komisi I tegas mengusulkan agar pemerintah memutuskan hubungan dengan Sewdia jika mereka tidak memberikan akses bagi diadilinya Hasan Tiro dan kawan-kawan. "Jika sekarang mereka memberikan respek dan itu positif saya kira kita harus bergembira dan membuka akses seluas-luasnya," ujar anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) ini.

Ecep S. Yasa - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data