Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

BEM Se-Jabotabek Datangi Komnas HAM
14 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Eksekutif Mahasiswa (BEN) se-Jabotabek Sabtu (14/2) sore tadi mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk melaporkan tindak kekerasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan polisi saat aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Agung Kamis (12/2).

Ketua BEM UI, Ahmad Nur Hidayat, saat dihubungi, menyatakan akibat kejadian yang bertepatan dengan pembacaan vonis bebas MA atas kasasi Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung itu, ada sekitar 73 orang mahasiswa menderita luka-luka karena keberingasan aparat kepolisan. Malahan dua di antaranya saat ini masih dirawat di dua rumah sakit yang berbeda.

Mahasiswa itu, Yudi, mahasiswa Fakultas Teknik Unibersitas Negeri Jakarta (UNJ) yang mengalami luka dalam di kepalanya dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Pondok Indah. Seorang lagi, Wahyu, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti yang masih dirawat di RS Mitra Keluarga Kemayoran karena mengalami luka serius dan patah jari kanan.

"Kami juga melaporkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan. Ketika itu polisi melemparkan batu dan botol ke arah kerumunan perempuan," jelas Ahmad Nur Hidayat.

Ketua Subkomisi Pemantauan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, MM Billah, yang menerima puluhan mahasiswa itu, berjanji akan menindaklanjuti laporan para mahasiswa tersebut. Sembari itu, dia juga meminta mahasiswa untuk mengumpulkan bukti dan saksi jika diperlukan nantinya.

Ecep S. Yasa - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Habibie: Kita Harus Terima Putusan MA
Amien Rais: Sultan adalah Man of Principle
Sultan: Reformasi Telah Dikhianati
Aksi Hening Atas Putusan Bebas Akbar
Demonstrasi Penolakan Mahasiswa Warnai Putusan MA

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data