|
Nasional
Effendi: PKB Paling Dirugikan Atas Bebasnya Akbar
13 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Kebangkitan Bangsa menjadi pihak yang paling dirugikan dengan kemenangan Akbar Tandjung atas kasasinya di Mahkamah Agung. Hal ini disampaikan anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendi Choiri di gedung DPR/MPR, Jumat (13/1) pagi.
Menurut Effendi, selama ini pihak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lah yang mendorong dibentuknya Pansus Bulogate setelah kejatuhan Abdurrahman Wahid oleh pansus DPR dalam perkara Bulogate I.
Keputusan Mahkamah Agung itu, menurut Effendi, lebih berdasarkan argumen, realitas, dan kepentingan politik yang dibutuhkan oleh pihak yang berkuasa. "Kita memang tidak memprediksi sebelumnya bahwa ini pasti bebas," ungkapnya.
Effendi mengatakan, kemenangan Akbar Tandjung ini makin membuka peluang terjadinya koalisi dua partai besar, Partai Golkar dan PDIP. "Dalam perebutan kekuasaan jelas sekali Golkar dan PDIP sudah mayoritas, apalagi kalau sudah bergabung," ujarnya.
Tapi ia menekankan, jika rakyat benar-benar menghendaki perubahan, tentu tidak akan menginginkan negara ini dipimpin oleh kekuatan status quo baik kekuatan lama maupun kekuatan baru.
Effendi mengaku sudah apatis dan frustrasi terhadap penegakan hukum di Indonesia. Ia mengatakan, terwujudnya Indonesia sebagai negara hukum sama sekali tidak bisa diharapkan.
"Tapi kita harus optimistis melakukan pilihan-pilihan yang terbaik. Termasuk harus memilih hakim-hakim yang terbaik di Mahkamah Agung dan penegak hukum lainnya," kata dia.
Istiqomatul Hayati - Tempo News Room
|