Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KPU Kaltim Tolak Sahkan Caleg PDI Perjuangan
12 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum menunggu surat resmi dari KPU Kalimantan Timur apabila memang menolak untuk mengesahkan calon legislator daerah dari PDI Perjuangan. "Saya mesti menunggu surat itu. Meskipun secara lisan KPU Kalimantan Timur sudah menyatakan keberatan untuk mengesahkan," kata Ramlan Surbakti, wakil Ketua KPU, di kantornya, Jakarta, Rabu (11/2).

Ramlan beranggapan, penolakan KPU Kalimantan Timur untuk mengesahkan daftar calon PDI Perjuangan itu
merupakan akibat tekanan politik yang kuat di sana. Dia meyakini, masyarakat di Kalimantan Timur sudah mampu
untuk melihat bagaimana kejadian yang sesungguhnya.

KPU Kalimantan Timur, kata Ramlan, sudah menyelesaikan seluruh pemeriksaan dari calon-calon PDI Perjuangan yang diserahkan pada 20 Desember. Tetapi, usai pemeriksaan KPU Kaltim dalam pleno menyepakati untuk tidak mengesahkan calon PDI Perjuangan itu.

KPU sendiri belum yakin penyelesaian persolan ini akan dilakukan dengan mengambil alih fungsi KPU Kalimantan Timur dalam kasus ini. "Kita tidak bisa berandai-andai begitu," kata Ramlan.

Namun, jika memang dalam keadaan khusus KPU memiliki kewenangan tidak hanya melakukan supervisi akan tetapi mengambil alih fungsi KPU di daerah. Hal ini tertuang dalam pasal 10 Surat Keputusan No. 677 tahun 2003, yang menyebutkan jika KPU daerah tidak bisa menyelesaikan tugasnya, KPU dapat mengambil alih.

Namun, ia tetap berpendapat bahwa tindakannya selama ini masih dalam batas supervisi dengan KPU Kalimantan
Timur. "Kami harap besok surat itu sudah selesai," kata dia.

Purwanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kapolri: Ancaman Bom Mungkin Terjadi Saat Pemilu
Wapres: Presiden dan Wapres Harus Cuti Selama Kampanye
Kuasa Hukum Multi Partai Kecewa
Dukungan Muhammadiyah Atas Amien Rais, Diprotes
KPU Sumut Tidak Tahu Pabrik Kotak Suara di Medan

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data