Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Jacob: Bangsa Ini Tidak Fokus dalam Pembangunan
11 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea, saat rapat kerja dengan Komisi Ketenagakerjaan DPR, Rabu (11/02), mengatakan, bangsa ini tidak fokus dalam pembangunan. Hal ini diungkapkan ketika menjawab pertanyaan anggota Dewan mengenai apa yang akan diprioritaskan menteri dengan banyaknya pekerjaan.

Menurutnya, yang penting kerja sebanyak-banyaknya. "Sebab bangsa ini tidak punya prioritas yang jelas," kata Jacob. Apalagi dana yang dianggarkan untuk departemennya, sedikit, yang mau tidak mau harus pintar menseleksi mana yang perlu didahulukan.

Walaupun anggarannya kecil, dia mengaku akan terus bekerja dengan semaksimal mungkin. "Di berbagai sidang kabinet sudah saya jelaskan, sampai saya mengatakan, berapapun saya diberi anggaran, akan saya kerjakan anggaran itu," katanya.

Selain itu diminta untuk memprioritaskan program, oleh Dewan, Jacob juga diminta mengkoordinasikan dengan lembaga dan departemen yang terkait. Tapi apa jawab Jacob? "Sudah bosan saya, Pak!" katanya. Namun, dia masih berharap agar bisa secara bersama-sama menentukan akan ke mana bangsa ini. "Mari kita duduk bersama dan bicarakan. Jangan ada dusta di antara kita," kata Jacob.

Berkaitan dengan kecilnya dana, Jacob juga menyatakan tidak setuju dengan dikeluarkannya Anggaran Biaya Tambahan (ABT). "Saya adalah orang yang tidak setuju dengan ABT," ujarnya. Dia beralasan, pada saat pelaksanaan program kerja November, ABT-nya turun Oktober. "Ini impossible mengerjakan dalam waktu dua bulan," tegas Jacob.

Menurutnya, daripada dikeluarkannya ABT lebih baik anggaran itu sudah dicantumkan pada saat pembentukan APBN. "Kalau toh dari awal tidak ada, kita kerjakan dengan uang yang ada. ABT itu kaya orang main-main. Itu hanya kerja untuk main-main sebenarnya," kata Jacob.

Muchamd Nafi ? Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

48 Ribu Nelayan akan Dipindah ke Pulau-Pulau Perbatasan
Menakertrans: Sejumlah Daerah Pungut Pajak Tenaga Asing
Puluhan Ribu Tenaga Kerja Asing Illegal di Indonesia
Undang-Undang PPHI akan Berlaku Satu Tahun Lagi
Pengangguran Dibahas di Sidang CGI

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data