Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

AS Miliki Bukti Keterkaitan JI dengan Al-Qaidah
06 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Amerika Serikat memiliki bukti-bukti dan data keterkaitan antara Jamaah Islamiyah dengan Al-Qaidah , kelompok teroris terbesar di dunia. Bahkan Jamaah Islamiyah merupakan sub kelompok dari AlQaidah. Hal ini diungkapkan oleh koordinator kontraterorisme Departemen Luar Negeri AS J. Cofer Black dalam wawancara khusus kepada Majalah Tempo dan Tempo News Room di rumah dinas Duta Besar AS, Jumat (6/2).

"Namun tidak bisa kami ungkapkan, data tersebut milik intelijen," katanya. Keterkaitan antara kedua kelompok tersebut sangat jelas dan bisa dibuktikan. Pasalnya, kata Black, Al-Qaidah selalu memanfaatkan kelompok teroris lokal untuk memperluas jaringannya dalam melakukan tindakan terorisme.

Menurut mantan Deputi CIA untuk Amerika Latin ini, terorisme dapat diartikan sebagai kekerasan yang dilakukan oleh seseorang ataupun kelompok kepada mereka yang tidak berdosa, ?baik itu orang tua maupun anak-anak.?
Black juga mengatakan pemerintah AS telah memberi bantuan kepada pemerintah Indonesia dalam memerangi terorisme. "Jumlahnya melebihi US$ 100 juta pertahun," katanya.

Bantuan dari AS ini tidak hanya berupa hibah dalam bentuk uang. Tetapi juga alat-alat yang berkaitan dengan penanggulangan terorisme dan program pelatihan kepada para aparat penegak hukum di Indonesia. "Di antaranya cara melakukan investigasi sampai mengidentifikasi bahan-bahan peledak, " tutur Black.

Ia menjelaskan, masalah memerangi terorisme yang diusung AS ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan masalah agama. Ia juga membantah Islam identik dengan terorisme. "Yang kami lawan bukan agamanya, melainkan perbuatannya," kata Black.

Menyinggung soal Hambali, Ia mengatakan pemerintah AS belum bisa memberi akses bagi Indonesia untuk menginterogasi secara langsung.

Poernomo G. Ridho ? Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Jepang dan Australia Bantu Gerakan Antiterorisme di ASEAN
Putusan Kasasi Baasyir Sebelum 20 Maret
TPM Minta Penangguhan Penahanan Gun-Gun
AS akan Bantu Pendirian Pusat Kontra Terorisme
Abu Rusydan: Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data