Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mahasiswa Unjuk Rasa di Komnas HAM
06 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gabungan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta berunjuk rasa di depan kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jumat (6/2) siang. Mereka menuntut Komnas HAM agar segera menangkap dan mengadili Jenderal Purnawirawan Wiranto, karena menjadi dalang pelanggaran HAM berat di Timor Timur.

Para mahasiswa berasal dari Universitas Jakarta, Universitas Mustopo, Universitas Trisakti, Yayasan Akuntansi Indonesia, Universitas Nasional Jakarta, Universitas Bung Karno, Universitas Tarumanegara, Bina sarana Informatika, dan beberapa universitas swasta lainnya

Mereka juga menuntut agar kasus Semanggi dan Trisakti segera diselesaikan. Menurut salah satu koordinator mereka, La Ode Kamaludin, kasus Semanggi dan Trisakti buntu karena ada kepentingan kelompok yang menginginkan penyelesaian kasus melalui mekanisme pemungutan suara.

Menurut Kamaludin, kasus itu tidak dapat diselesaikan secara voting tetapi melewati prosedur hukum. “Bukan prosedur politik, sehingga proses hukum dinegeri ini bisa berjalan baik dan tidak mandul,” ujarnya.

Aliansi mahasiswa Indonesia mencurigai adanya konspirasi, jika masalah tersebut hanya diselesaikan secara politis. Mereka juga khawatir dengan munculnya Wiranto sebagai calon presiden, maka kasus-kasus pelanggaran HAM dihilangkan atau ditutup sama sekali. “Ini merupakan pengkhianatan, kebohongan publik yang dilakukan parlemen terhadap perjuangan reformasi jika kasus Wiranto, Semanggi, dan Trisakti hanya diselesaikan di parlemen,” ujar Kamaludin.

Demonstrasi aliansi mahasiswa ini memang yang pertama kali. Tapi, mereka akan melanjutkan berunjuk rasa di hari lain dan di tempat lain, seperti di Kejaksaan Agung.

Para pengunjuk rasa akhirnya diterima anggota Komnas Taheri Noor dan Yuwaldi. Mereka berdialog sekitar 15 menit selanjutnya meninggalkan kantor Komnas HAM.

Sunariah - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Komnas HAM Bentuk Tiga Subkomisi Baru
Penghuni Rusun Pulomas Mengadu ke Komnas HAM
Jamaah Islah Talangsari Demo Komnas HAM
LSM: Selidiki Pelanggaran HAM Soeharto
Komnas HAM: Lima Pelanggaran HAM Berat di Masa Soeharto

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data