Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Siapkan Contingency Plan Pemilu 2004
05 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah telah mempersiapkan rencana kontijensi (contingency plan) untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2004.

Pekan depan pemerintah akan mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk mengidentifikasi segala persoalan seputar pelaksanaan pemilu dan soal kemungkinan yang akan terjadi.

"Daripada nanti terjadi sesuatu lantas kita reaktif. Kalau reaktif nanti hasilnya tidak bagus," kata Menteri Koordinator Bidang Polkam, Susilo Bambang Yudhoyono, usai sidang kabinet di Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (5/2).

Mengenai kemungkinan mundurnya jadwal pemilu akibat banyaknya persoalan, seperti kotak suara dan kertas suara yang belum selesai hingga saat ini, Menko Polkam mengatakan hal itu belum dipikirkan. Namun diakuinya bahwa hal teknis bisa mempengaruhi yang taktis dan yang taktis bisa mempengaruhi keseluruhan proses pemilu. Akan tetapi tentang hal ini, katanya, masih harus dibicarakan lagi dengan KPU.

"Saya tidak boleh spekulatif, kita dengar dulu apa yang dialami KPU untuk kita carikan solusinya," kata dia.

Seperti diketahui belakangan ini muncul kekhawatiran dari berbagai pihak tentang kemungkinan mundurnya jadwal Pemilu 2004. Hal ini disebabkan berbagai persiapan teknis, misalnya pengadaan kotak dan bilik suara, hingga kini masih dirundung masalah.

Goverment Watch (GOWA), misalnya, memperkirakan KPU akan gagal menyediakan sekitar 2 juta kotak suara tepat pada waktunya. Di sisi lain, dalam proses pengadaan kotak itu sendiri terjadi berbagai persoalan baik antara KPU dengan rekanannya maupun di internal komisi itu sendiri.

Deddy Sinaga - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Tarmizi Adukan Jaringan Mahasiswa ke Polisi
Caleg Perempuan di Solo Tanda Tangani Kontrak Politik
Caleg PDIP Bali Jadi Tersangka
KPU Tunjuk 18 Percetakan
ICW: Gerakan Anti-Politisi Busuk Jangan Elitis

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data