Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Dur Minta Pemerintah Serius Perbaiki Pengelolaan Haji
05 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur, meminta agar pemerintah lebih serius untuk memperbaiki sistem pengelolaan haji. Menurutnya, tragedi Mina yang menyebabkan meninggalnya puluhan jamaah haji asal Indonesia itu bukan karena kelalaian pemerintah Arab Saudi, tapi kesalahan pemerintah Indonesia.

"Bukan pemerintah Arab Saudi yang harus bertanggung jawab, tapi pemerintah kita juga tidak pernah menjelaskan waktu pelemparan jumrah secara sungguh-sungguh," ucap Gus Dur di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (5/2). Ia melanjutkan, pemerintah Arab Saudi sebenarnya sudah menetapkan waktu pelemparan jumrah pada tengah hari.

Untuk itu, Gus Dur berharap, pemerintah lebih serius untuk memperbaiki sistem pengelolaan haji di masa-masa yang akan datang. Ia mencontohkan adanya pembenahan pembatasan kuota haji serta asuransi. "Setiap jemaah haji harus ada asuransinya. Masak kecelakaan bus saja ada asuransinya, tapi jemaah haji tidak," ucapnya. Dengan begitu, ia beralasan, setiap adanya kecelakaan itu tidak dilemparkan sebagai kesalahan orang lain.

Sedangkan untuk pembatasan kuota, Gus Dur menyarankan, hal itu dapat diatasi dengan cara tiap orang yang mau berangkat haji harus menyetorkan terlebih dahulu ongkos naik haji satu tahun sebelumnya dalam bentuk tabungan. "Tapi harus jujur. Kalau pegawai pemerintah yang mengurusnya itu tidak jujur maka uangnya akan hilang," katanya.

Yandhrie Arvian - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Penipu Berkedok ONH Plus Diadukan
52 Korban Mina
48 Korban yang Syahid di Mina
RI Diminta Desak Saudi Perbaiki Pelayanan Haji
Depag: Korban Akan Terima Santunan dan Asuransi

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data