|
Nasional
Pemerintah Dukung Sosialisasi Pemilu
04 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan memberikan dukungan sepenuhnya dalam pelaksanaan sosialisasi pemilu di luar kalangan aparatur negara.
"Ini untuk mendukung KPU (Komisi Pemilihan Umum) dalam memberikan gambaran cara pemilih menggunakan hak pilihnya secara benar," kata Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Syamsul Mu'arif kepada wartawan, usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan KPU di kantor KPU, Jakarta, Rabu (4/2).
Menurut Syamsul, sosialisasi pemilu kepada pemilih
sangat diperlukan agar pemilih dapat menggunakan hak
pilih secara benar dalam pemilu legislatif maupun
pemilu presiden dan wapres.
Sebelum penandatanganan MoU, kata Syamsul, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di kalangan aparatur negara dan belum menjangkau masyarakat umum. Penyebabnya, pemerintah menjaga diri sehingga tidak dituding mencampuri urusan dan indepedensi KPU.
"Pemerintah juga menyiapkan anggaran khusus untuk
sosialisasi dan memfasilitasi narasumber lain melakukan sosialiasi," kata Syamsul. Anggaran ini digunakan untuk memberikan dukungan dan mem-backup sosialisasi pemilu.
Dalam penandatanganan MoU, pihak KPU diwakili Ketua
KPU Nazaruddin Sjamsuddin, dan Kominfo diwakili
Menkominfo Syamsul Mu'arif.
Dalam MoU yang berlaku hingga 31 Desember 2004 itu juga disepakati untuk membentuk tim kegiatan sosialisasi pelaksanaan pemilu.
Selain itu, kedua pihak sepakat bekerja sama dalam
melakukan sosialiasi Pemilu 2004, yang meliputi
kegiatan penyebaran informasi dan saling memberikan
bantuan teknis dan nonteknis untuk kelancaran
kegiatan sosialisasi.
Sementara itu, Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin, juga
senada dengan Syamsul, kalau penandatanganan MoU itu
belum terlambat. Alasannya, Pemilu 2004 bukan hanya
pemilu legislatif, tapi juga ada pemilihan presiden
dan wapres, yang bisa berlangsung dua putaran.
Dia menambahkan, sebelum penandatanganan MoU dengan
Menkominfo, KPU juga telah melakukan penandatanganan
MoU dengan Mendiknas, Kepala BPS, Kapolri, Mendagri,
Menlu, dan sejumlah pimpinan media massa. Kalau tidak
ada halangan, katanya, KPU akan melakukan
penandatanganan MoU dengan Panglima TNI dalam waktu
dekat ini.
Purwanto - Tempo News Room
|