|
Nasional
Australia Bantah Menyadap KBRI
04 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Australia membantah tuduhan yang menyebutkan pihaknya melakukan penyadapan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra. "Kita setuju dengan pernyataan pemerintah Indonesia," ujar Atase Pers Kedutaan Besar Australia di Jakarta Kirk Cuningham, ketika dihubungi Tempo News Room, Rabu (4/2) pagi. Dia juga meolak berkomentar lebih jauh mengenai hal tersebut.
Dugaan adanya penyadapan terhadap KBRI itu disampaikan Kepala Lembaga Sandi Negara Mayjen Nachrowi Ramli. Dia mengatakan, Australia telah menyadap kantor perwakilan Indonesia sejak 1991 yang dilakukan melalui telepon, komputer, faksimili, dan surat elektronik.
Lebih lanjut Cuningham juga membantah kemungkinan adanya penyadapan tersebut. "Ada aturan kita tidak bisa bicara tentang keamanan dan intelijen," kata dia secara diplomatis. Menurutnya, pihak Indonesia telah melakukan pengecekan langsung ke kedutaan
Juru Bicara Departemene Luar Negeri Marty Natalegawa, sebelumnya juga membantah isu tersebut. "Yang sesungguhnya terjadi adalah tumpang-tindih frekuensi kedutaan dengan salah satu televisi swasta Australia," tegas Marty.
Faisal - Tempo News Room
|