|
Nasional
Tidak Ditemukan Alat Penyadap di KBRI
03 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepada Bidang Penerangan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Australia, Trini Suwalang, mengatakan, keberadaan alat penyadap di kantornya sampai saat ini masih menjadi tanda tanya. Menurut dia, pihaknya tidak pernah menemukan keberadaan benda yang dapat merugikan kepentingan Indonesia ini, tapi, ia merasa terjadi penyadapan. "Secara fisik, alat penyadap tidak ditemukan," katanya kepada Tempo News Room, Selasa (3/2) malam.
Trini menuturkan, adanya penyadapan dapat dirasakan sejak lama, sebagai contoh, sejumlah pembicaraan yang hanya menjadi konsumsi intern KBRI dengan cepat menyebar ke pihak luar. Memang, lanjutnya, saat berusaha ditelusuri, pihaknya tidak menemukan alat penyadap, melainkan alat sistem pengamanan yang memang sengaja dipasang untuk kepentingan KBRI.
Kalau pun mungkin terjadi penyadapan, tambahnya, bisa saja itu tidak melalui peralatan yang dipasang di dalam gedung kedutaan. Mungkin saja melalui satelit atau alat canggih lainnya yang ditempatkan di luar lingkungan kedutaan. "Teorinya kan macam-macam," katanya lagi.
Adek - Tempo News Room
|