Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Indonesia Upayakan Perluasan Trans National Crime Centre
03 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Denpasar: Indonesia bersama Australia akan mengupayakan perluasan cakupan Trans National Crime Centre (TNCC) menjadi lembaga kerjasama di tingkat Asia Pasifik. Upaya itu akan diperjuangkan dalam pertemuan tingkat Menteri negara-negara Asia-Pasifik untuk penanganan terorisme, 4-5 Februari, di Nusa Dua, Bali.

Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar menyebut, kerja sama itu akan meningkatkan efektivitas penanganan masalah terorisme. "Sebelumnya kita sudah membentuk TNCC dengan Australia yang berpusat di Jakarta, harapan kita forum kerja sama ini akan makin diperluas," tegasnya, Selasa (3/2) di Nusa Dua. Kapolri sendiri akan menjadi anggota delegasi Indonesia yang diketuai Menlu Hassan Wirayudha.

Menurut Da'i, dipilihnya penyelenggaraan acara ini di Bali juga menunjukkan kepercayaan masyarakat internasional akan kemampuan Indonesia menangani masalah terorisme. Terutama setelah Polri berhasil mengungkap jaringan teroris dibalik peristiwa bom Bali dan sampai menyeret mereka di Pengadilan.

Dalam pertemuan ini, Indonesia akan diberi kesempatan untuk membagikan pengalamannya kepada seluruh peserta. "Mereka juga ingin mengetahui bagaimana pengorganisasian untuk mencegah ekses aksi terorisme, misalnya mencegah terjadinya konflik horizontal," katanya.

Namun, menurut Kapolri, pembicaraan akan lebih bersifat konseptual dan tidak sampai membicarakan masalah tehnis. Soal pembiayaan untuk operasionalisasi TNCC misalnya, tidak akan dibicarakan di forum itu. Bagian terpentingnya, tegas dia, adalah melakukan penyamaan visi dan strategi menghadapi aksi kejahatan transnasional.
Pertemuan internasional ini akan diikuti oleh delegasi dari 24 negara yang berasal dari Eropa, Asia Pasifik, Amerika dan Australia dan rencananya akan dibuka oleh Presiden Megawati.

Untuk pengamanan acara yang berlangsung di Hotel Grand Hyaat ini, Polda Bali mengerahkan 1.300 personil teridir dari satuan Brimob, Jihandak, Intelkam dan Sabara 5 unit mobil rantis juga disiagakan serta 1 buah ambulans. Selain itu, 2 buah buah helicopter dari Mabes Poliri juga ditempatkan di sekitar lokasi acara.

Rofiqi Hasan - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data