|
Nasional
RSPI Sulianti Saroso Siap Terima Pasien Flu Burung
28 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso siap menerima pasien flu burung. Rumah sakit ini sudah membentuk tim khusus untuk menangani pasien flu burung.
"Kita baru membentuk tim tadi pagi, meskipun belum ada pasien yang positif terkena flu burung, tapi kita sudah siaga," ujar dr Sardikin Giriputro, Ketua Tim Penanggulangan Kejadian Luar Biasa di RSPI Sulianti Saroso, Rabu (28/1).
Tim tersebut berjumlah 20-30 orang yang terdiri dari dokter anak, dokter penyakit dalam, petugas laboratorium, rontgen, gawat darurat, dan ICU. RSPI juga sudah menyiapkan 35 kamar perawatan isolasi yang telah disiagakan bukan saja untuk pasien flu burung, tapi juga pasien SARS dan HIV AIDS.
Menurut Sardikin, orang-orang yang berisiko tinggi terkena virus flu burung adalah mereka yang bekerja di peternakan unggas, rumah pemotongan hewan, penjual daging di pasar, namun tidak termasuk orang-orang yang mengkonsumsi daging ayam yang sudah dimasak, karena virus tersebut akan mati dalam suhu 80 derajat Celcius.
Gejala umum yang biasa ditemukan pada pasien flu burung adalah demam 38 derajat Celcius, nyeri otot, sesak nafas akut, sakit tenggorokan, dan ada riwayat mengunjungi peternakan. "Namun untuk memastikan jika orang tersebut positif terkena flu burung, harus dicek darah di laboratorium," ujar Sardikin.
Untuk mencegah virus flu burung, pihak rumah sakit juga sudah menyiapkan obat antivirus bagi mereka yang sudah mengisap virus dari ayam yang menderita flu burung. Mereka bisa diberikan antivirus oseltanivir 75 gram selama seminggu. RSPI sendiri adalah rumah sakit rujukan penyakit infeksi seperti SARS, HIV AIDS, dan flu burung.
Ratih - Tempo News Room
|