|
Nasional
Mabes TNI Gelar Senjata Rampasan dari GAM
28 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Markas Besar TNI menggelar senjata rampasan dari GAM. Jumlah senjata yang digelar di Mabes TNI, Rabu (28/1) itu, berjumlah 988 pucuk senjata, terdiri dari jenis senjata penyerbu, senjata pelontar granat dan jenis pistol. Senjata-senjata itu merupakan hasil rampasan sejak Januari 2003 hingga 31 Desember 2003.
Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI, Kolonel Infantri D.J. Nachrowi, senjata-senjata hasil itu diperoleh dari berbagai kegiatan seperti kontak tembak antara TNI dan GAM, adanya tokoh-tokoh GAM yang menyerahkan diri, maupun dari penggalian senjata yang ditimbun oleh GAM. "Sebagian besar adalah senjata standart seperti M16 atau AK 47, dan sisanya adalah senjata rakitan," ucapnya.
Senjata yang diperlihatkan itu diantaranya 74 pucuk AK 47 dan 175 pucuk AK 56 kaliber 7,62 mm buatan Rusia. Selain itu, terdapat pula 63 pucuk senjata M 16 A 1 kaliber 5,56 mm buatan Amerika, dua pucuk senjata FNC kaliber 5,56 mm buata Belgia, sembilan pucuk Carabine 30 buatan Amerika, lima pucuk HK 33 Kaliber 5,56 mm buatan Jerman, lima pucuk LE kaliber 7,7 mm buatan Amerika, tiga pucuk senjata SKS kaliber 7,62 mm buatan Rusia, tiga pucuk senjata KS 23, dua pucuk senjata Muoser, satu SP 1 kaliber 7,62 mm buatan PT Pindad, 65 pucuk senapan rakitan, dan 24 senjata rakitan.
Pada kesempatan itu, juga diperlihatkan tujuh pucuk Senapan Mesin Sedang (SMS) kaliber 7,62 mm buatan Rusia dan satu Senapan Mesin Ringan (SMR) kaliber 5,56 mm buatan Belgia. Juga terdapat senjata pelontar granat yang terdiri dari 15 pucuk GLM standard kaliber 40 mm buatan Rusia, delapan pucuk RPG 7 kaliber 40 mm buatan Pakistan dan 119 pucuk GLM rakitan kaliber 40 mm.
Untuk jenis pistol, Mabes TNI menggelar Pistol Metraliur (PM) sebanyak 30 pucuk kaliber 9 mm buatan Denmark, dua PM 1 kaliber 9 mm buatan PT Pindad. Sedangkan untuk jenis pistol biasa terdiri dari 52 pucuk pistol Revolver buatan Amerika, 46 pucuk Barreta kaliber 9 mm buatan Amerika, 24 pucuk Wolther kaliber 9 mm buatan Jerman, 17 pucuk TT kaliber 9 mm buatan Cina, 10 pucuk FN 45 kaliber 11 mm buatan Amerika, enam pucuk FN 46 kaliber 9 mm buatan Belgia, satu pucuk CZ MOD 85 kaliber 9 mm buatan Czech Republik, 16 pistol campuran dan 163 pucuk pistol rakitan.
"Sebenarnya, jumlah senjata yang digelar ini masih sebagian kecil dari total rampasan senjata GAM oleh TNI. Senjata-senjata itu sebagian besar masih berada di Aceh," katanya. Ia melanjutkan, nantinya, senjata-senjata yang masih digunakan akan disimpan di sebuah tempat sesuai dengan prosedur yang berlaku. "Senjata yang disimpan itu akan dijadikan barang bukti," katanya. Selain itu, Mabes TNI juga akan menyeleksi senjata-senjata mana yang layak untuk dimusnahkan.
Yandhrie Arvian - Tempo News Room
|