Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

BEM Se-Jabotabek Desak MA Putuskan Kasus Akbar Tandjung
27 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Lima orang anggota Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jabotabek yakni Ramadoni dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Fikrie Fahrulrozi dari Universitas Indonesia (UI), Joko dari Institut Teknologi Bandung, Firdaus dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri dan Dodi dari Sekolah Tinggi Teknik Jakarta menemui Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan di ruangan rapatnya, Selasa (27/1). Mereka meminta ketegasan lembaga peradilan hukum tertinggi tersebut untuk segera mengeluarkan putusan kasasi Akbar Tandjung dalam Bulogate II.

Menurut mereka, MA seharusnya mampu mewakili suara keadilan rakyat. Putusan tegas terhadap kasus korupsi Akbar Tandjung adalah tolok ukur konsistensi MA akan penegakkan supremasi hukum di Indonesia.

Namun, seusai bertemu dengan Ketua MA selama kurang lebih 30 menit, mereka mengaku kurang puas. "Karena ia mengambil posisi aman yakni putusan kasasi tersebut diserahkan sepenuhnya kepada majelis hakim yang diketuai hakim agung Paulus Effendi Lotulung," kata Ramadoni.

Selama ini, lanjut dia, seolah-olah putusan kasasi Akbar Tandjung diulur-ulur dan ada kepentingan politik di balik putusan tersebut. Karena kurang puas dengan audiensi bersama ketua MA tersebut, maka BEM se-Jabotabek akan melakukan aksi esok hari dengan tujuan untuk menemui majelis hakim kasus korupsi Akbar Tandjung. "Kami akan membawa massa lima bus untuk bertemu Pak Paulus," ujar Ramadoni.

Menanggapi hal tersebut, Bagir Manan mengatakan bahwa putusan kasasi Akbar Tandjung sepenuhnya berada di majelis hakim yang beranggotakan lima orang hakim agung. "Ketua MA atau siapapun tidak punya hak untuk mengintervensi," katanya.

Menurut Bagir, dalam dua hari ini majelis hakim rencananya akan bermusyawarah untuk mengeluarkan putusan kasasi Akbar Tandjung. "Berapa lamanya itu tidak tentu, bisa dua jam atau berhari-hari," katanya.

Poernomo Gontha Ridho - Tempo News Room


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Teten Sesalkan Lambatnya Keputusan Kasasi Akbar
Musyawarah Hakim Kasasi Akbar Ditentukan Senin Depan
Mahasiswa Bawa "Corruptor Award" ke MA
Nurul Arifin: Korupsi Akbar Untuk Kepentingan Partai
Penundaan Putusan Terhadap Akbar Dinilai Tidak Rasional

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data