|
Nasional
Menteri Pariwisata Bantah Ada Travel Ban
27 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pariwisata I Gede Ardika mengatakan, tidak ada tindakan travel ban atau pelarangan berkunjung dari pemerintah Korea Selatan (Korsel) untuk berwisata ke Indonesia, khususnya Bali, berkaitan dengan wabah flu burung. "Saya belum tahu ada travel ban atau travel advisory," kata Ardika ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/1) siang.
Menurutnya, Pemerintah Korea Selatan baru melakukan travel advisory. Ini praktek kenegaraan yang biasa dilakukan untuk mengingatkan pada warga negaranya. "Travel advisory adalah hal yang lumrah, tidak ada masalah apa-apa," kata Ardika. Dia juga menyesalkan soal wabah flu burung ini yang dibesar-besarkan.
Ardika mengibaratkan advisory sebagai advice artinya adalah nasihat. Sedangkan travel ban adalah larangan mutlak. Saat bom Bali saja, kata Ardika, Pemerintah Australia yang warganya menjadi korban paling banyak, tidak melakukan travel ban ke Indonesia. Ia mengaku belum menerima laporan adanya soal serupa dari negara lainnya.
Sedankan untuk warga negara Indonesia, Ardika mengatakan tidak ada pelarangan untuk berkunjung ke negara-negara yang telah terbukti terjangkit wabah flu burung. Di antaranya Jepang, Korea, Vietnam dan Thailand. Sedangkan SARS saja, tidak ada larangan untuk itu," ujarnya.
Martha W. Silaban - Tempo News Room
|