Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Syahril Sabirin Diperiksa di Mabes Polri
23 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin, Jumat (23/1) diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik tindak pidana korupsi dan White Collar Crime (WCC) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia dalam dugaan penyalahgunaan dana oleh BI dalam rekening 502.

Syahril diperiksa sejak pukul 09.00 WIB, dan pada pukul 11.20 WIB dia keluar dari ruang pemeriksaan untuk menunaikan salat Jumat di luar Komplek Mabes Polri. Rencananya, dia akan kembali sekitar pukul 13.00 WIB untuk meneruskan pemeriksaan.

Pada pemeriksaan hari ini, Syahril didampingi empat orang dari bagian legal Bank Indonesia yang dipimpin Direktur Hukum BI. Saat keluar dari pemeriksaan, Syahril yang mengenakan kemeja putih, dasi krem dan celana hitam, tidak banyak berkata-kata.

"Saya diperiksa sebagai saksi," katanya saat ditanya mengenai status dia dalam pemeriksaan kali ini. Sedangkan untuk hal-hal lain, dia mengatakan agar menanyakan langsung pada penyidik. Syahril saat hendak menunaikan salat Jumat Syaril beserta para pendampingnya menumpangi kijang biru dengan nomor plat dinas berwarna merah B 2048 PQ.

Menurut sumber kepolisian, pemeriksaan terhadap Syahril dilakukan oleh delapan penyidik diantaranya, Komisaris Besar Polisi Freddy Victor Adi, Komisaris Besar Polisi Charles Marpaung, Ajun Komisaris Besar Polisi Purwadi, Ajun Komisaris Polisi Hesti dan empat perwira lainnya. Sebelum pemeriksaan, dia sempat menemui Wakil Direktur III Tindak Pidana Korupsi dan WCC Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Marsudhi Hanafi.

Sita Planasari - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

BI: Bank Lebih Baik Dikuasai Asing
Mantan Gubernur BI Diperiksa Pekan Depan
Pengkategorian Bank Dinilai Tidak Relevan
Nantinya Bank Harus Miliki Modal Rp 100 Milliar
Inflasi 2004 Diprediksi 5,5 Persen

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data