Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TNI Kirim 14 Panser Pindad Ke Aceh
19 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tentara Nasional Indonesia mengirimkan 14 unit panser Angkutan Personil Ringan (APR) 1 varian 1 Kendaraan Taktis (Rantis) ke provinsi Nangroe Aceh Darussalam, hari ini, Senin (19/1). Panser lokal buatan PT Pindad ini akan diberangkatkan menggunakan KRI Teluk Sabang dan KRI Teluk Gilimanuk dari Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok pukul 14.00 WIB.

Menurut Kepala Dinas Penerangan Umum TNI Kolonel DJ Nachrowi, pengiriman panser ke Aceh ini untuk mendukung optimalisasi operasi terpadu di NAD. Nantinya, kata dia, panser-panser tersebut akan menggantikan 28 unit tank Scorpion buatan Inggris yang akan ditarik dari Aceh.

Namun, Nachrowi mengelak jika penarikan Scorpion dari provinsi Serambi Mekah itu terkait dengan adanya peringatan dari Inggris yang tidak menginginkan tank tersebut digunakan dalam operasi militer. Penarikan itu, kata Nachrowi, disebabkan karena Batalion Kavaleri (Yonkav) I/Kostrad Cijantung, satuan yang mengoperasikan Scorpion juga ditarik dari Aceh. "Masa tugas mereka sudah berakhir," ucapnya di Kolinlamil, Senin (19/1).

Pada kesempatan itu, Nachrowi menjelaskan, 14 unit panser yang dikirim itu merupakan bagian dari total 40 panser yang akan dikirim ke Aceh. "Pengirimannya secara bertahap, karena masih ada panser yang belum selesai pembuatannya," ucapnya. Namun, ia tidak merinci, berapa jumlah panser yang belum selesai itu.

Mengenai spesifikasi, ia menerangkan, panser tersebut memiliki daya angkut 13 prajurit, dengan rincian 1 regu taktis berjumlah 10 orang, 1 pengemudi, 1 pelayan radio, dan 1 penembak. Menurutnya, kecepatan jelajah panser itu mampu mencapi 100 km/jam. "Panser ini sangat lincah. Mampu bergerak di medan yang sulit, seperti rawa, serta dengan kemiringan sudut 60 derajat," katanya.

Panser bermesin Isuzu itu, juga dilengkapi persenjataan. Empat unit panser dilengkapi persenjataan Automatic Granat Launcher (GPL) kaliber 40 mm, sedangkan 10 unit lainnya dilengkapi dengan senjata General Purpose Machine Gun (GPMG) kaliber 7,26 mm. Rencananya, kata Nachrowi, satuan yang akan mengoperasikan panser tersebut akan diatur oleh Panglima Komando Operasi Brigjen George Toisutta.

Yandhrie Arvian - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Presiden: Jangan Sorot Pemerintah soal Ersa
GAM Kembali Sandera Delapan Penduduk Sipil
Pemerintah Tak Tentukan Deadline Pembebasan Sandera GAM
Imparsial: Gencatan Senjata Tak Pengaruhi Kedaulatan
SPR Somasi Komnas HAM soal Ersa Siregar

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data