|
Nasional
Jika Lotere, Bachtiar Akan Cabut Izin
16 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah menyatakan akan mencabut izin penyelenggaraan undian olahraga berhadiah jika berbentuk lotere. "Kalau lotere kami cabut, tapi kalau door prize silakan saja," kata Bachtiar kemarin.
Pernyataan itu dilontarkan sehubungan dengan kontroversi mengenai kerja sama PT Metropolitan Magnum Indonesia (MMI) dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia untuk menggalang Dana Sumbangan Berhadiah Empat Cabang Olahraga (Koran Tempo, 14/1). Menteri Sosial telah mengeluarkan izin penyelenggaraan undian gratis berhadiah itu kepada PT MMI pada pertengahan Desember tahun lalu.
Bachtiar membantah bahwa undian yang akan diadakan PT MMI dengan partner Magnum Corporation Berhad, bandar lotere terkemuka di Malaysia, sebagai lotere. Selama ini, menurut dia, Departemen Sosial hanya memberi izin undian berbentuk door prize yang berbeda dengan lotere. "Kalau tidak boleh door prize, kejam sekali dunia ini," katanya sambil tersenyum.
Ketua Komisi VI DPR Taufiqurrahman Saleh kemarin meminta untuk tidak terburu-buru dalam menanggapi undian itu. "Sebaiknya kita menunggu lembaga yang mempunyai otoritas, dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia," katanya. Jika memang ditemukan ada unsur judi, ia menambahkan, harus dilarang.
Menurut Sekretaris Harian MUI Ichwan Sam, KONI dan Departemen Sosial beberapa kali menyerahkan proposal undian olahraga berhadiah untuk meminta fatwa. "Mereka beberapa kali presentasi, pakai slide segala," katanya. Saat ditanya apakah ada proposal milik Magnum Corporation Berhad? Ichwan mengaku tidak ingat nama itu. "Kami malah baru dengar soal perusahaan asal Malaysia itu dari Koran Tempo," katanya.
MUI sendiri, kata Ichwan lagi, selama ini tak pernah memberi rekomendasi halal terhadap semua proposal yang diajukan itu. Alasannya, mekanisme penarikan undian itu selalu mengandung unsur judi berdasarkan Pedoman Penggalian dan Penghimpunan Dana Masyarakat. Pedoman itu disusun oleh Komisi Fatwa MUI pada 1999.
Deddy S/M Fasabeni/Amal I - Tempo News Room
|