|
Nasional
Pasukan Siliwangi akan Ditarik dari Aceh
13 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Bandung: Sebanyak lima batalyon tentara Siliwangi yang sedang bertugas di Aceh akan dipulangkan ke Jawa Barat untuk mengamankan pemilu. Demikian diungkapkan Pangdam III/Siliwangi Mayjen R. Iwan Sulanjana dalam acara sosialisasi Pemilu bagi walikota dan bupati se-Jawa Barat di Bandung, Selasa (13/1).
Menurut Iwan, pasukan itu akan bergabung dengan sekitar 3 ribu personil Siliwangi lainnya yang sebelumnya sudah dipersiapkan mengamankan pemilu. Sedangkan untuk mengganti keberadaan lima batalyon dari Aceh tersebut, kata Iwan, pihaknya akan mengirimkan satu batalyon pasukan Raider dari Batalyon Infanteri 327. "Kami sudah mulai menarik pasukan dari Aceh itu secara bertahap. Kemarin sudah datang satu batalyon," katanya.
Dalam kesempatan itu, panglima juga menyinggung tentang potensi konflik yang akan menjadi perhatian
aparat TNI. Potensi itu, kata Iwan, antara lain berkaitan dengan penentuan nomor urut caleg di parpol
masing-masing. "Selain itu, jadwal kampanye yang berlangsung selama 19 hari, sedangkan peserta pemilu
ada 24 parpol, juga bisa menjadi pemicu konflik," tambahnya.
Menyinggung tentang rencana penambahan pasukan Siliwangi untuk mengamankan Pemilu 2004 ini, anggota
KPU Jabar, Ferry Kurnia mengaku menyambut positif rencana itu. Menurut Ferry, KPU bersama Panwaslu dan
aparat keamanan akan berkoordinasi untuk menindaklanjuti masalah pengamanan selama berlangsungnya pemilu, khususnya di masa kampanye.
"Memang kemungkinan untuk konflik itu ada. Bukan hanya berkaitan dengan masa kampanye selama 11 hari dari
tanggal 11 Maret sampai 1 April itu, tapi juga pada potensi bentrokan massa yang berkampanye di hari dan
lokasi yang sama," ujar Ferry.
Karena itu, lanjut Ferry, untuk mengantisipasi potensi konflik itu, pihaknya akan berupaya mengoptimalkan
jadwal kampanye. "Selain itu, di lapangan nanti, bisa saja aparat menghentikan kampanye jika massa yang
sedang kampanye bentrok satu sama lain," ujarnya.
Respon positif atas penambahan pasukan Siliwangi ini juga dikemukakan Sekretaris Panwaslu Jawa Barat, Teten
Setiawan. Dia menyambut baik rencana itu selama bertujuan untuk melancarkan jalannya Pemilu di Jawa Barat.
"Untuk mempermudah jalannya Pemilu dan membuat suasana lebih aman, kita sambut baik rencana itu,"
katanya.
Rana Akbari Fitriawan - Tempo News Room
|