Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kader PDIP Malang Demo ke DPP
13 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 150-an kader partai banteng dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, melakukan unjuk rasa di depan kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, selasa (13/1) siang. Mereka tiba dengan menumpang tiga bus parisiwisata berpendingin udara.

Pengunjuk rasa yang mengatasnamakan 33 pengurus anak cabang (PAC) PDIP dari Kabupaten Malang itu menggelar orasi dan spanduk serta poster tepat di seberang kantor. Mereka mengenakan kaus oblong merah lengkap dengan berbagai atribut partai. Spanduk yang mereka gelar umumnya menyebutkan dukungan mereka terhadap hasil Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakorcabsus) Kabupaten Malang yang menetapkan calon legislatif dari daerah itu yang akan duduk di DPR.

Meski tak eksplisit, massa ini mendukung terpilihnya Pramono Anung, Wakil Sekjen DPP, sebagai calon legislatif. Mereka memprotes kader-kader lain yang pekan lalu memprotes terpilihnya Pramono sebagai caleg dari Malang. "Kamilah pengurus anak cabang yang asli, bukan rekayasa," kata para pengunjuk rasa dalam beberapa posternya.

Menariknya, aksi para kader dari Kabupaten Malang ini digelar tak lama setelah aksi serupa yang dilakukan oleh kader dari Kota Malang. Dari Kota Malang ada sekitar 100 orang yang terang-terangan mendukung Pramono Anung sebagai calon legislatif dari Kota Malang. "Pencalonan Pramono sudah prosedural," kata mereka dalam spanduknya. Mereka datang dengan tiga bus Lorena kelas eksekutif.

Ketika aksi-aksi ini dikonfirmasi kepada Pramono Anung, dia mengaku sama sekali tak mendalangi. "Saya berani sumpah demi Allah, saya tak tahu. Saya sendiri sebetulnya jadi risi," kata Pramono yang ditemui di sela-sela rapat rutin pimpinan pusat partai itu, yang digelar bersamaan dengan unjuk rasa-unjuk rasa itu.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Roy B. Janis, mengatakan aksi-aksi semacam ini tidak perlu dikhawatirkan. Namun dia berjanji, apabila pihaknya menemukan fakta-fakta yang mendukung protes para pengunjuk rasa, maka hal itu akan ditindaklanjuti.

Deddy Sinaga - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data