Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Karyawan PT DI Minta Menakertrans Konsisten
13 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea diminta untuk konsisten terhadap ucapannya. Selama ini ia dinilai mempunyai pendapat yang berubah-ubah. Tuntutan ini merupakan bagian dari orasi pada demonstrasi karyawan PT Dirgantara Indonesia (DI) di kantor Depnakertrans.

Menurut salah satu pengurus Serikat Pekerja PT DI, Agus Ali Nurdin, Jacob Nuwa Wea sering berubah pendapat mengenai status karyawan PT DI. "Menteri hari ini ngomong A, besok ngomong B, bagaimana ini," katanya di depan demonstran PT DI di Jakarta, Selasa (13/1).

Karyawan PT DI menyayangkan ucapan Jacob Nuwa Wea di media massa dan media elektronik yang dinilai terlalu terbuka. "Masak seorang menteri ngomong sontoloyo," kata Agus. Ia mengharapkan agar Jacob lebih bijaksana dalam menanggapi suatu permasalahan.

Karyawan PT DI ini seolah-olah tidak percaya lagi dengan Menteri Tenaga Kerja. Menurut Agus, dahulu Jacob begitu getol menolak adanya PHK karyawan PT DI, namun sekarang ia malah menyetujui bahkan menganjurkan adanya PHK. Anjuran Jacob ini diutarakan berdasarkan alasan untuk mempertahankan keberadaan PT DI.

Agus menambahkan bahwa sejak satu bulan ini para karyawan PT DI tidak mendapat gaji. Hak-hak karyawan tidak dipenuhi oleh direksi. "Ke Jakarta hanya bermodalkan nekat. Jadi bonek," katanya.

Dalam orasinya, Agus juga mengatakan keprihatinan mengenai adanya Paskhas di dalam lingkungan PT DI. Ia mengatakan bahwa untuk keamanan PT DI sudah cukup dengan satpam yang direkrut sendiri oleh perusahaan. "Masak pasukan elit yang sudah dilatih FBI ditempatkan enam bulan di PT DI," katanya.

Ia masih menanyakan keberadaan pasukan elit dari TNI AU ini. Agus merasa bahwa penempatan Paskhas merupakan kesalahan.

Agriceli - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Ribuan Karyawan PT DI ke Depnakertrans
Ribuan Karyawan PT DI Akan Demo di Jakarta, Besok
PT Dirgantara akan Bentuk Konsorsium Asean
Recovery PT Dirgantara Mulai Awal 2004
PT Dirgantara Indonesia Targetkan Penjualan 40 Pesawat CN-235

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data