|
Nasional
Panwas Temukan Indikasi Lima Caleg Kalbar Berijasah Palsu
12 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Panitia Pengawas Pemilu menemukan indikasi lima calon legislatif menggunakan ijasah palsu di Kalimantan Barat. "Kami akan turun ke Kalimantan Barat, karena ada indikasi lima partai yang calegnya memakai ijasah palsu," kata Wakil Ketua Panwas Saut H. Sirait, di kantornya, Jakarta, Senin (12/1).
Menurut Saut, lima caleg yang diindikasikan menggunakan ijasah palsu itu antara lain dari PDI Perjuangan, Partai Patriot Pancasila, Partai Perhimpunan Indonesia Baru, dan Partai Amanat Nasional. Sedangkan, salah seorang caleg lain yang kemungkinan menggunakan ijasah palsu ini bernama Joni Tandjung. "Kami akan memeriksanya," kata Saut.
Sementara itu, empat dari lima orang ini diduga menggunakan ijasah SMU palsu. Sedangkan, seorang
lainnya menggunakan ijasah S1 dari Perguruan Tinggi di Tangerang. "Ada yang masih beralasan surat keterangan
lulusnya hilang," kata Saut.
Umumnya, kata dia, lembaga pendidikan dimana caleg tersebut mengaku pernah sekolah menyatakan tidak
pernah mengeluarkan ijasah itu. Sehingga, Panwas menduga ijasah yang digunakan oleh calon merupakan
ijasah palsu. Selain itu, ada pula ijasah yang terdapat coret-coretannya.
Namun, pihak Panwas Kalimantan Barat masih belum mau mengungkapkan nama-nama dari calon legislatif
tersebut. Saut mengatakan, ada beberapa pertimbangan di antaranya menyangkut keamanan dari anggota Panwas.
Untuk menghindari adanya presure dari massa secara tidak tepat maka nama-nama mereka tidak akan
dipublikasikan. "Ini menyangkut Ketua Partai di Kalbar dan menyangkut masa yang besar," kata Saut.
Purwanto - Tempo News Room
|