|
Nasional
Nominasi Kabupaten atau Kota Terbaik Diumumkan
12 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Senin (12/1) telah mengumumkan nominasi kabupaten/kota terbaik di Indonesia. Secara umum pemeringkatan kabupaten atau kota ini berdasarkan daya tarik investasinya.
Seperti yang disampaikan Kordinator Komite Pemantauan, Agung Pambudhi, kepada wartawan di Gedung Great River, Jakarta, pemeringkatan daya tarik daerah terhadap investasi dilakukan berdasarkan persepsi dunia usaha atas beberapa kategori. "Seperti kelembagaan, situasi sosial politik budaya di daerah tersebut, ekonomi daerah, tenaga kerja dan produktifitas, serta kondisi infrastruktur fisik," kata dia.
Kelembagaan di antaranya dilihat bagaimana pelayanan aparatur, peraturan daerah dan kebijakan yang berkaitan dengan investasi, keuangan daerah serta kepastian hukum. Sementara untuk ekonomi daerah dilihat bagaimana potensi ekonomi dan struktur ekomoni yang ada di daerah tersebut. "Untuk tenaga kerja, indikatornya antara lain mengenai ketersediaan tenaga kerja, produktivitas serta biaya tenaga kerja," kata dia.
Pelaksanaan penelitian ini, yang melibatkan 5140 responden dari pelaku usaha di daerah, diharapkan dapat menjadai panduan bagi perusahaan yang ingin berinvestasi di dalam maupun luar. "Juga supaya daerah memiliki semangat untuk berkompetisi meningkatkan daya saing," kata dia. Dalam penelitian kali ini meliputi 200 kabupaten atau kota dari 29 provinsi yang terdiri dari 156 kabupaten dan 44 kota.
Faktor yang dilihat dalam penelitian ini seperti kelembagaan, sosial politik, ekonomi daerah, produktivitas dan tenaga kerja, ketersediaan infrastruktur fisik. Selain itu juga ada kabupaten atau kota yang meraih peringkat terbaik. Saat ini, kata Agung, ada 10 nominasi kabupaten dan lima nominasi kota untuk masing-masing kategori. "Kenapa kota cuma ada lima nominasi, karena pesertanya pun hanya 44, lebih sedikit dari kabupaten," kata dia.
Nominasi kabupaten peringkat terbaik adalah Banggai, Barito Utara, Bulungan, Enrekang, Jembrana, Jeneponto, Kuningan, Magetan, Purwakarta dan Tasikmalaya. Adapun nominasi peringkat terbaik untuk kota adalah Batam, Cirebon, Cilegon, Kediri, dan Sawah Lunto. Peringkat terbaik ini, menurut Agung, merupakan kombinasi yang terbaik untuk masing-masing faktor. "Baik untuk kabupaten atau kota, responden menganggap faktor kelembagaan menjadi yang terpenting. Kelembagaan menyumbang 31 persen sendiri yang menjadi daya tarik investasi," kata Agung. Pemenangnya akan diumumkan 20 Januari di Hotel Shangrila oleh Menteri Keuangan Boediono dan Menteri Dalam Negeri, Hari Sabarno.
Anastasya Andriarti - Tempo News Room
|