|
Nasional
Wapres: Tidak Perlu Penuhi Permintaan GAM
09 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Hamzah Has mengatakan sesuai dengan kebijakan yang telah digariskan TNI, tidak perlu memberikan jeda perang selama dua hari kepada Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurutnya, apabila pemerintah memenuhi permintaan GAM tersebut, sama artinya mengakui keberadaan gerakan separatis itu.
Namun pemerintah, kata Hamzah, akan terus berusaha membebaskan kamerawan RCTI, Ferry Santoro yang saat ini tengah disandera GAM. "Yang penting adalah memberikan jaminan keamanan bagi tim perunding kedua belah pihak," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/1).
Panglima Daerah Aceh Timur GAM Ishak Daud kemarin mengatakan apabila TNI tidak memenuhi permintaannya untuk jeda perang selama dua hari, dia akan menolak berunding dengan tim negosiasi TNI.
Tim negosiasi TNI sendiri yang juga beranggotakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Marie Muhammad, dan pejabat dari Palang Merah Internasional (ICRC) saat ini telah berada di Aceh.
Sapto Pradityo - Tempo News Room
|