Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Komnas akan Bentuk Tim Independen Kasus Aceh
08 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia berencana membentuk tim independen untuk pengusutan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam pelaksanaan darurat militer di Aceh. Hal itu menjawab desakan Serikat Pengacara Rakyat (SPR) yang meminta Komnas HAM membentuk tim ad hoc untuk pengusutan tewasnya wartawan RCTI, Ersa Siregar.

Menurut anggota Komnas HAM, Hasballah M. Saad, pembentukan tim independen itu saat ini masih dalam pembahasan rapat pleno Komnas HAM. Menurutnya, tim independen ini diharapkan akan memiliki tiga mandat, yakni melakukan pengusutan tewasnya Ersa Siregar, mengupayakan pembebasan sandera yang masih berada di tangan GAM dan pengusutan dugaan pelanggaran HAM lainnya dalam pelaksanaan darurat militer. "Tapi keputusannya masih ditentukan oleh hasil rapat pleno Komnas, yang biasanya terjadi juga debat alot," kata Hasballah ditemui seusai menerima anggota SPR.

Menurut Hasballah, pihaknya membawa kasus Ersa ke rapat pleno karena kasus ini sangat spesifik dan nyata dari fakta yang diterima, meski fakta ini masih perlu diselidiki. "Namun dilihat dari persyaratan yang diperlukan, kasus ini telah memenuhi syarat untuk dilakukan penyelidikan," katanya.

Selain itu, kasus ini juga memperoleh dukungan sangat luas dari masyarakat. Baik dari wartawan, pengacara, tokoh politik dan kelompok masyarakat sipil yang mendorong supaya Komnas HAM membentuk tim independen. "Namun penyelidikan ini belum sampai pada tahap pro justicia, karena hal itu ada tahapannya," katanya. Faktor lainnya adalah adanya respon pemerintah yang setuju membentuk tim khusus menanggapi reaksi masyarakat itu. Tim itu diketuai oleh Sekertaris Menko Polkam, Sudi Silalahi.

Ramidi - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

TNI Tembak Mati Delapan Anggota GAM
Satu Anggota TNI Tewas Tertembak di Aceh Timur
TNI Temukan Senjata Berat Milik GAM
Polisi masih Selidiki Motif Bom di Aceh
Wartawan Kendari Peringati Kematian Ersa Siregar

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data