Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Penundaan Putusan Terhadap Akbar Dinilai Tidak Rasional
07 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Alasan Mahkamah Agung menunda-nunda putusan kasus dugaan korupsi dengan tersangka Akbar Tandjung, dinilai tidak rasional dan memiliki sense of crisis. "Secara hukum sangat aneh," kata Muladi SH, mantan Menteri Kehakiman, di Jakarta, Rabu (7/1).

Kejanggalan itu, kata Muladi, tampak pada pernyataan menunggu hakim yang sedang di luar negeri, belum adanya kesepakatan putusan dan lain-lainnya. Padahal, Undang Undang menyebutkan, kasus korupsi harus diprioritaskan. "Sampai saat ini masih ada 159 kasus korupsi di MA," kata Muladi. Akbar Tanjung sendiri, kata Muladi, sudah meminta putusan MA mengenai dirinya agar dipercepat, apapun putusannya. Maklum, kampanye pemilihan umum sudah di depan mata. "Sebaiknya sebelum kampanye, MA sudah mengeluarkan putusan," kata Muladi.

Priandono Kusumo - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

MA Didesak Segera Keluarkan Vonis Akbar Tandjung
Akbar Tandjung Kecewa dengan Kekalahannya di Konvensi Provinsi
Akbar Tandjung Terpental di Kendari
Akbar Tandjung Akui Kader Ragukan Dirinya
Sidang Akbar Tanjung Ditunda 14 Agustus

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data