Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polisi: Beddu Amang, Ditahan Lebih Bagus
02 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Beddu Amang yang sudah diperiksa di Mabes Polri dua kali, akan ditetapkan sebagai tersangka korupsi impor bahan pakan ternak, dalam pemeriksaan pekan depan. Hal itu dikatakan Wakil Direktur III Tindak Pidana Korupsi dan White Collar Crime Komisaris Besar Polisi Marsudhi Hanafi di kantornya, Jumat petang (2/1). "Ngapain dicekal, ditahan kan lebih bagus," ujar Marsudhi kepada wartawan menjawab pertanyaan apakah polisi akan mencekal Beddu agar tidak kabur ke luar negeri.

Sebelumnya di tempat yang sama, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi MA Erwin Mappaseng mengatakan polisi masih akan melakukan semua proses termasuk mencekal Beddu Amang.

Beddu Amang diperiksa terkait dengan kasus korupsi pakan ternak yang merugikan negara Rp 841 miliar saat dia masih menjabat sebagai Kabulog pada 1997. Selain Beddu, polisi juga telah memeriksa enam tersangka lain, yaitu mantan Deputi Pengadaan Bulog dan mantan Deputi Pengadaan Luar Negeri Bulog era Beddu Amang serta empat direktur perusahaan yang ditunjuk Beddu sebagai penyalur pakan ternak tersebut, yaitu PT Charoen Popan (PMA), PT Java Comfeed, CV Cibadak dan PT Teluk Intan. Kasus ini sendiri dilaporkan ke polisi pada tanggal 14 Juli 2003 lalu.

Sita Planasari A - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Beddu Amang Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Pakan Ternak
Jaksa Banding atas Vonis Beddu Amang
Pengadilan Menghukum Beddu Amang Dua Tahun Penjara
Sidang Beddu Amang Ditunda Seminggu
Beddu Amang Bantah Beri Golkar Rp 40 Juta

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data