Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KRHN: Standar Rekrutment Pejabat Tak Jelas
31 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN) menilai selama ini belum ada standar yang jelas dan baku dalam proses rekrutmen pejabat negara. Padahal pejabat adalah elemen penting dalam penyelenggaraan negara. "Proses rekrutmen tahun ini yang menjadi sorotan publik adalah hakim agung dan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPTPK-Komisi Antikorupsi)," kata Firmansyah Arifin juru bicara KRHN kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/12).

Menurut dia, ada beberapa kelemahan yang terjadi pada proses uji kepatutan dan kelayakan tes hakim agung, yakni tak adanya alasan mengapa calon dipilih dan tidak dipilih. Malahan, calon yang pernah gagal dalam ujian sebelumnya, masih diajukan kembali. DPR juga dinilai KRHN tidak memberi ruang bagi masyarakat untuk memberi masukan tentang track record calon. "Belum lagi waktu seleksi yang singkat, hanya 10 hari," ujar Firman

Dalam proses seleksi Komisi Antikorupsi kejanggalan juga tampak di DPR. "Tesnya terkesan hanya formalitas," kata Firman. Akibatnya, muncul kesan figur yang terpilih adalah hasil kompromi politik. Ini, ujar dia, membuat masyarakat kecewa dan meragukan efektivitas Komisi dalam memberantas korupsi.

KRHN menyarankan ada lembaga khusus yang menangani masalah rekrutmen pejabat negara. "Lembaga ini sebaiknya merupakan representasi dari rakyat namun bukan DPR dan ini sulitnya, siapa yang mewakili rakyat?" katanya juga bingung.

Muhamad Fasabeni - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kejagung Siapkan 30 Jaksa Bantu Komisi Antikorupsi
Sidang Paripurna DPR Didemo Humanika
Paripurna DPR Sahkan Pimpinan KPI dan KPK
Gus Dur dan Amien Rais Pesimis Terhadap KPK
Terpilihnya Pimpinan KPK Berbuah Kekecewaan

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data