Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

2004, Arus Masuk Penanaman Modal Asing akan Turun
09 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Ekonomi Makro, Bappenas Bambang Prijambodo mengatakan arus masuk penanaman modal asing ke Indonesia pada 2004 nanti cenderung akan mengalami penurunan. Dalam seminar seminar peluncuran buku "Perekonomian Indonesia Tahun 2004: Prospek dan Kebijakan, di gedung Bappenas, Jakarta, Senin (8/12), Bambang mengatakan bahwa kecenderungan arus masuk penanaman modal asing menurun diakibatkan faktor eksternal dan internal.

Bambang mengatakan bahwa saat ini sedang terjadi peningkatan ketidakpastian global. Ketidakpastian ini, lanjutnya, mempengaruhi rasa aman dalam penanaman modal serta kemungkinan terjadinya berbagai spekulasi dalam proses merger dan akuisisi perusahaan. Selain itu, penurunan juga terjadi akibat kelambatan proses privatisasi di beberapa negara.

Turunnya arus masuk modal asing ini, lanjut Bambang, sebagian besar mengalir ke negara-negara tertentu. Menurutnya, Republik Rakyat Cina serta Malaysia diperkirakan tetap menjadi negara tujuan terbesar arus masuk modal asing yang mengalir ke kawasan Asia dalam tahun-tahun mendatang. Besarnya penanaman modal asing di RRC, lanjutnya, didukung oleh pertumbuhan ekonomi pasar dalam negeri yang tinggi, biaya produksi yang murah serta ketersediaan tenaga kerja yang memadai. "Negara lain menaikkan daya tariknya jauh di atas kita," katanya.

Dengan demikian, kata Bambang, tantangan eksternal untuk mendorong investasi tahun 2004 makin berat. Daya tarik investasi di Indonesia sebelum krisis dilihat dari arus masuk PMA, lebih baik dibandingkan dengan Thailand. Namun dalam masa krisis dan setelah masa krisis investasi Indonesia menurun, bahkan di bawah Vietnam.

Lingkungan domestik Indonesia saat ini belum mampu menciptakan iklim investasi yang sehat. "Faktor domestik yang menghambat iklim investasi belum mengalami perbaikan berarti," katanya. Faktor ini diantaranya prosedur yang panjang dan berbelit dalam dunia usaha di Indonesia. Contohnya saat memulai usaha di bidang perdagangan diperlukan tidak kurang dari 46 surat izin dari berbagai tingkat pemerintahan. Selain itu, Bambang juga menyebut kebijakan pusat dan daerah yang masih tumpang tindih menjadi faktor domestik yang menghambat investasi.

Pelaksanaan program desentralisasi di Indonesia belum mantap mengakibatkan kesimpangsiuran kewenangan pemerintah pusat dan daerah dalam kebijakan nvestasi. Di samping itu, terdapat keragaman yang besar dari kebijakan investasi antardaerah. Kondisi ini mengakibatkan ketidakjelasan kebijakan investasi nasional. Pada gilirannya akan menurunkan minat investasi. "Kalau tidak ada kebijakan khusus untuk meningkatkan daya saing dengan negara lain, maka penurunan ini akan terus terjadi di tahun-tahun berikutnya," katanya.

Yandi M.R. - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

2004, Arus Masuk Penanaman Modal Asing akan Turun
KPU Belum Putuskan Desain Kertas Suara
Partai Baru Desak Sosialisasi Diperpanjang
Beberapa Anggota KPU di Daerah Diancam
Panwaslu: Pelanggaran Partai Politik akan Ditindak

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data