|
Nasional
15 Persen Karyawan Departemen Kelautan dan Perikanan Absen
02 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hampir 15 persen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) tidak masuk kerja pada hari pertama, (1/12), setelah libur lebaran 2003 atau cuti bersama sembilan hari. Keterangan itu diperoleh Tempo News Room dari rekapitulasi pemantauan pelaksanaan libur nasional dan cuti bersama di DKP, Selasa (2/12) siang.
Tercatat 1.440 dari 1.676 pegawai yang masuk atau sama dengan 85,92 persen. Sedangkan, yang tidak masuk kerja terdiri atas 120 orang atau 7,16 persen mengambil cuti. Izin tertulis sebanyak 56 orang atau 3,34 persen. Izin lisan ada 23 orang atau 1,37 persen. Yang mengambil dinas luar berjumlah 33 orang atau 1,97 persen. Dan empat orang tidak hadir tanpa alasan. Keempatnya terbagi untuk Ditjen Per Budidaya sebanyak dua orang, di Ditjen P3K ada satu orang dan di BRKP satu orang juga.
Menurut Kepala Informasi dan Pelayanan Masyarakat, Adi Priana Hasmi Pasaribu, diketahui orang-orang yang tercatat tidak masuk tanpa alasan, karena terlambat masuk kantor. “Mereka ada yang terlambat datang dan terlambat naik keruang kerjanya antara lain karena lift disini lambat,” tutur Adi memberikan alasan, ketika ditemui Tempo News Room di ruang kerjanya.
Tetapi secara umum, kata Adi, para pegawai yang hadir langsung bekerja. Pelayanan kepada masyarakat pun diberikan pada hari pertama kerja, seperti yang dilakukan bagian Dirjen Tangkap, yakni, untuk pengurusan Surat Izin Penangkapan (SIP) bagi para pemilik kapal.
Menurutnya, pegawai yang mengambil cuti ada yang sampai 12 hari dan minimal enam hari. Dibandingkan tahun lalu, tingkat kehadiran di DPK termasuk yang baik. “Karena sudah digembar-gemborkan kepada seluruh pegawai melalui kepala unit, kalau ada pengurangan gaji bila tidak masuk kerja,” katanya.
Untuk tahun ini, Adi yang didampingi stafnya Darma, optimis tingkat kehadiran PNS di DPK termasuk yang tinggi. “Dari Menpan tahun lalu diberi tahu kalau Departemen in termasuk yang terbaik untuk tingkat kehadiran setelah libur lebaran,” jelas Adi.
Martha Warta - Tempo News Room
|